ACE Hardware Bakal Buka Gerai di Bandung

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) mengumumkan rencana pembukaan gerai baru pada 22 April 2021. Hal ini diungkapkan sekretaris perusahaan, Helen Tanzil dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Kami sampaikan bahwa pada tanggal 22 April 2021, PT Ace Hardware Indonesia Tbk akan membuka gerai baru Ace ketiga di tahun ini,” ujar Helen seperti dikutip, Selasa (20/4/2021).

Gerai tersebut berlokasi di Yogya Lembang Junction, Bandung, Jawa Barat dengan luasan sekitar 900 meter persegi. Dengan demikian, Perseroan memiliki total 210 gerai.

Sebelumnya, pada 30 Maret 2021 ACES menutup salah satu gerainya yang berlokasi di Panam Square Mall, Pekanbaru, Riau karena masa sewa telah berakhir. Sebagai informasi tambahan, gerai tersebut dibuka pada 18 Juni 2014 dengan luasan sekitar 2.900 meter persegi.

Didirikan sejak 1995 sebagai anak perusahaan dari PT Kawan Lama Sejahtera, yakni pusat perlengkapan teknik dan industri nomor wahid di Indonesia. PT Ace Hardware Indonesia Tbk merupakan pemegang lisensi tunggal ACE Hardware di Indonesia yang ditunjuk secara langsung oleh ACE Hardware Corporation, Amerika.

Toko ACE Hardware Indonesia pertama dibuka di Supermal Karawaci, Tangerang, pada tahun yang sama, diikuti rentetan toko lain di berbagai wilayah secara cepat.

Gerak Saham ACES

Pengendara mobil dan sepeda motor melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (10/10/2019). Sebanyak 205 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pengendara mobil dan sepeda motor melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (10/10/2019). Sebanyak 205 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada penutupan perdagangan saham Selasa, 20 April 2021, saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) naik 3,04 persen ke posisi Rp 1.525 per saham. Saham ACES dibuka stagnan di kisaran Rp 1.480.

Saham ACES berada di kisaran Rp 1.530-Rp 1.480 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 3.514 kali dengan nilai transaksi Rp 55,2 miliar.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini