Aceh targetkan medali cabang sepatu roda di PON Papua

·Bacaan 1 menit

Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Aceh menargetkan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan digelar di Provinsi Papua, 2-15 Oktober 2021.

"Targetnya, kami membawa pulang medali PON XX di Provinsi Papua," kata Ketua Pengurus Provinsi Persesosi Aceh Faisal Saifuddin di Banda Aceh, Senin.

Menurut dia, Aceh akan mengirimkan dua atlet cabang olahraga sepatu roda ke PON Papua. Kedua atlet tersebut, yakni Jihan dan Athian Zuhroli. Keduanya akan berlomba di nomor kecepatan.

Saat ini, sambung dia, kedua atlet tersebut fokus mengikuti pelatihan menjelang keberangkatan mereka ke Provinsi Papua. Latihan pun difokuskan pada peningkatan kecepatan.

Baca juga: Aceh siapkan dua atlet sepatu roda ke PON 2021
Baca juga: Aceh target 15 medali emas pada PON Papua

Lebih lanjut, ia mengharapkan agar kedua atlet sepatu roda tersebut mampu membawa pulang medali. Prestasi tersebut dinilai akan menjadi modal bagi Aceh sebagai tuan rumah PON 2024 mendatang bersama Provinsi Sumatera Utara.

"Kami yakin dua atlet sepatu roda Aceh mampu membawa pulang medali, walaupun nomor-nomor yang diperlombakan pada PON XX Papua adalah nomor terukur semua," ujar Faisal.

Terkait vaksinasi vaksin COVID-19 yang merupakan syarat keberangkatan dan mengikuti PON Papua, ia mengatakan seluruh atlet, pelatih serta ofisial sudah menerima vaksin COVID-19 dosis lengkap, baik dosis pertama maupun kedua.

"Semua sudah divaksin. Mereka juga menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19. Kami mengajak masyarakat Aceh mendoakan dan mendukung atlet sepatu roda agar membawa pulang medali PON XX," pungkas Faisal.

Baca juga: Pelatih: Semua atlet muaythai PON Aceh sudah divaksin COVID-19
Baca juga: Aceh bidik peringkat 15 pada PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel