Achsanul Qosasi: Syahrian Abimanyu Generasi Penerus Ponaryo Astaman dan Firman Utina

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Pujian untuk Syahrian Abimanyu belum berakhir. Setelah memutuskan untuk pindah ke klub Malaysia, Johor Darul T'zim (JDT), gelandang berusia 21 tahun itu dibanjiri sanjungan, mulai dari pemain, pelatih hingga manajemen klub di Indonesia.

Sejumlah pihak angkat topi dengan daya tarik Syahrian Abimanyu. Potensinya berhasil memikat JDT, klub kaya raya yang dikenal sangat selektif dalam merekrut pemain.

"Syahrian Abimanyu ini pemain masa depan klub dan Timnas Indonesia," kata Presiden Madura United, Achsanul Qosasi kepada Bola.com.

Sebelum menerima lamaran JDT, Syahrian Abimanyu bermain untuk Madura United selama dua musim. Dalam periode itu, pemain berkaki kidal ini juga menjadi langganan Timnas Indonesia U-22.

Beberapa kalangan menganggap Syahrian Abimanyu sebagai paket lengkap seorang gelandang. Alumnus Persija Jakarta U-19 ini memiliki atribut hampir komplet dengan senjata utamanya adalah umpan dekat maupun panjang.

Bahkan, Achsanul sampai berani menilai Syahrian Abimanyu sebagai penerus gelandang hebat yang pernah dilahirkan Indonesia di setiap dekadenya.

"Syahrian Abimanyu itu pemain masa depan. Dia adalah generasi pemain tengah pengganti Bima Sakti, Ponaryo Astaman, Firman Utina, dan Slamet Nurcahyo," tutur Achsanul.

Melepas dengan Bangga

Gelandang Timnas Indonesia, Syahrian Abimanyu, saat melawan China pada laga PSSI 88th U-19 di Stadion Pakansari, Jawa Barat, Selasa (25/9/2018). Indonesia kalah 0-3 dari China. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Gelandang Timnas Indonesia, Syahrian Abimanyu, saat melawan China pada laga PSSI 88th U-19 di Stadion Pakansari, Jawa Barat, Selasa (25/9/2018). Indonesia kalah 0-3 dari China. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Achsanul melepas Syahrian Abimanyu dengan bangga. Tak ada penyesalan sedikit pun darinya setelah Madura United kehilangan pemain berbakatnya tersebut.

"Saya bangga dengan Syahrian Abimanyu. Dia pemain potensial dan tetap harus bermain sepak bola," ucap pria yang karib dipanggil AQ tersebut.

Saking sayangnya kepada Syahrian Abimanyu, AQ bercerita bahwa Madura United tetap memercayai sang pemain meski sempat bergelut dengan cedera parah pada musim lalu.

"Makanya Madura United tidak melepasnya walaupun dia sempat menderita cedera selama delapan bulan. Bahkan, Madura United juga tidak mencoretnya pada pertengahan musim lalu dan tetap membayarkan gajinya walaupun tidak bisa bermain," jelas AQ.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini