Ada 10 Film Superhero Hollywood di Tahun 2022, Mana yang Paling Layak Ditonton?

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Film Hollywood bertema superhero, kini bak pemuas dahaga bagi mereka yang haus dengan adegan-adegan laga di layar lebar. Hingga kini, raksasa seperti Marvel dan DC masih merajai genre tersebut.

Bahkan sepanjang 2022 mendatang, fans genre superhero bakal dipuaskan oleh 10 judul film yang sudah dijadwalkan untuk tiba di bioskop seluruh penjuru dunia.

Semua film superhero ini masih diadaptasi dari kisah komik populer terbitan Marvel dan DC. Dominasi ini menjadi titik balik baru lantaran beberapa tahun sebelumnya, genre ini masih langka ditampilkan di layar lebar.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Mana yang Layak?

Namun begitu, tak semua film superhero memuaskan dahaga penggemarnya. Beberapa film bahkan sempat mendapat kritik pedas dan skor buruk dari para kritikus maupun penonton.

Berangkat dari situ, mari kita prediksikan bersama film superhero mana yang paling layak ditonton, dan mana yang kemungkinan berpotensi mengecewakan. Berikut deretannya.

Paling Layak Ditonton

Benedict Cumberbatch dalam Doctor Strange. (Marvel / Disney)
Benedict Cumberbatch dalam Doctor Strange. (Marvel / Disney)

Dari 10 judul film superhero pada 2022 mendatang, setidaknya ada empat film yang sayang kalau dilewatkan, yaitu The Batman (tayang Maret), Doctor Strange in the Multiverse of Madness (tayang Mei), The Flash (tayang November), dan Thor: Love and Thunder (tayang Juli).

The Batman digarap oleh sineas Matt Reeves yang sukses membawa ketegangan baru di trilogi The Planet of The Apes. Melalui trailer The Batman, kita juga melihat akting menarik dari Robert Pattinson dan Paul Dano, serta banyaknya adegan laga yang membuat film ini sangat layak ditonton.

Sementara itu, Doctor Strange 2 dan The Flash tampaknya akan menjadi film serupa tapi tak sama. Keduanya siap menghadirkan konsep multiverse yang megah sekaligus membawa penonton bernostalgia dengan karakter-karakter lawas dari waralaba masing-masing.

Dalam Doctor Strange 2, beredar isu bahwa film ini bakal membawa karakter dari kisah X-Men dan Fantastic Four. Selain itu, kehadiran kembali Elizabeth Olsen sebagai Wanda dan seorang aktris muda baru, bisa menjadi pemanis yang pas di sepanjang film ini.

The Flash pun tak kalah serunya. Meskipun seolah kehilangan taji lantaran ketidakjelasan nasib sekuel film Justice League, akting Ezra Miller yang konsisten serta kembalinya Michael Keaton sebagai Batman, bakal menyalakan api antusiasme para penggemar waralaba ini.

Thor 4 mungkin masih belum mendapat sambutan. Namun isu Jane Foster menjadi Thor wanita, rumor kemunculan karakter mitologi Yunani, dan Chris Hemsworth selalu ingin tampil beda sebagai Thor, kemungkinan besar bakal memberi sensasi menggembirakan bagi fans film superhero.

Cukup Layak

Spider-Man: Into the Spider-Verse (Sony Pictures/ Marvel/ IMDb)
Spider-Man: Into the Spider-Verse (Sony Pictures/ Marvel/ IMDb)

Sementara itu, ada tiga judul film superhero di tahun depan yang cukup layak untuk ditonton, yaitu DC League of Super-Pets (tayang Mei), Spider-Man: Across The Spider-Verse (tayang Oktober), dan Black Panther: Wakanda Forever (tayang November).

DC League of Super-Pets dan Spider-Man: Across The Spider-Verse (Part One) adalah dua film animasi yang terbilang unik dari segi cerita maupun format animasinya.

Super-Pets menceritakan tentang anjing peliharaan Superman yang membentuk tim sendiri setelah majikannya diculik Lex Luthor. Membuat film ini sangat cocok bagi yang ingin menyaksikannya bersama keluarga atau sekadar mencari alur cerita yang hangat.

Sementara itu, trailer Across The Spider-Verse (Part One) mendapat banyak pujian lewat format animasi yang tak kalah unik dari film pertama. Film ini juga akan menampilkan Spider-Man lain yang belum muncul di Into The Spider-Verse, menimbulkan rasa penasaran tersendiri.

Black Panther 2 cukup layak ditonton lantaran fans masih penasaran mau dibawa ke mana kisah para pejuang Wakanda setelah aktor Chadwick Boseman pemeran T'Challa meninggal dunia. Ditambah lagi, film ini bakal memperkenalkan seorang gadis penerus Iron Man serta rumor karakter baru dari bawah laut.

Namun begitu, tampaknya ketiga film di atas hanya mendapatkan sambutan yang biasa saja dari para penggemarnya lantaran masing-masing belum menonjolkan satu hal yang benar-benar patut ditunggu.

Berpotensi Mengecewakan

Jared Leto sebagai Morbius, film yang diangkat dari karakter komik Spider-Man terbitan Marvel. (Sony Pictures)
Jared Leto sebagai Morbius, film yang diangkat dari karakter komik Spider-Man terbitan Marvel. (Sony Pictures)

Lalu untuk tiga film superhero tahun 2022 yang kemungkinan bisa mengecewakan adalah Morbius (tayang Januari), Black Adam (tayang Juli), dan Aquaman and the Lost Kingdom (tayang Desember).

Morbius dan Black Adam adalah dua karakter yang tak terlalu populer di mata dunia, sedangkan Aquaman berpotensi kehilangan daya tarik dalam hal cerita seperti halnya Wonder Woman 1984.

Melihat trailer Morbius dan Black Adam yang sarat dengan nuansa suram, adegan kekerasan, serta humor yang minim, ada kemungkinan dua film ini bakal menyajikan alur cerita yang mengundang kritik penonton.

Ditambah lagi, film-film yang dibintangi Jared Leto akhir-akhir ini menuai kritik pedas. Sementara pesona Dwayne Johnson tampaknya lebih bersinar ketika ia membintangi film-film yang sarat dengan unsur komedi.

Untuk Aquaman 2, pesona Jason Momoa barangkali bisa menjadi keunggulan tersendiri. Namun bila menonton kembali film Aquaman pertama, hal yang paling ditakutkan adalah alur ceritanya yang datar dan kurang gereget.

Namun begitu, semua hal di atas hanyalah sekadar prediksi untuk film yang masih belum tayang, boleh setuju atau tidak. Semua penilaian terhadap film-flm ini ada pada diri kita sendiri setelah tiba di bioskop nanti.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel