Ada 100 Pemakaman dengan Prokes Covid-19 Sehari, Pemprov DKI Minta Warga Disiplin

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Suzi Marsitawati mengungkapkan, sekitar 100 jenazah dimakamkan dengan protokol kesehatan Covid-19 setiap harinya. Keseluruhan jenazah ini dimakamkan tersebar di sejumlah tempat pemakaman umum (TPU) di wilayah Ibu Kota.

"Kita memakamkan protap Covid-19 itu kurang-lebih sehari 100. Non-Covid-19 angka kematian kita memakamkan sekitar 90 orang. Jadi ada 190 orang yang harus kita makamkan, makanya jaga kesehatan," kata Suzi di Balai Kota Jakarta, Senin (25/1/2021).

Oleh karena itu pula, dia mengimbau agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat melaksanakan aktivitas sehari-hari. Hal tersebut guna meminimalisasi penyebaran Covid-19.

"Jadi tolong, yang sekarang harus disampaikan tuh supaya tetap masyarakat protokol kesehatan, supaya jangan terjadi kematian tiap hari," jelas Suzi.

Salah satu lokasi pemakaman dengan protokol Covid-19 itu adalah TPU Bambu Apus, Jakarta Timur.

Penanggung Jawab Pelaksana Pemakaman Covid-19 TPU Bambu Apus, Muhaemin menyatakan, 124 jenazah telah dikebumikan dengan protokol kesehatan selama empat hari terakhir.

TPU Bambu Apus telah digunakan sebagai pemakaman dengan protokol kesusahan Covid-19 sejak Kamis, 21 Januari 2021.

"Hari pertama (Kamis) ada 9 jenazah. Kemudian hari ke dua (Jumat) 37 jenazah. Selanjutnya di hari ke tiga (Sabtu) 40 jenazah dan hari ke empat (Minggu) 38 jenazah," kata Muhaemin saat dihubungi, Senin (25/1/2021).

Buka Lahan Baru

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka lahan baru untuk jenazah pasien Covid-19 di tempat pemakaman umum (TPU) Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Tempat pemakaman tersebut seluas 3.000 meter persegi.

"Hari ini baru dimulai (pembukaan lahan baru). Jadi, untuk sementara jenazah yang dimakamkan di TPU Pondok Ranggon dialihkan ke TPU Bambu Apus," kata Penanggung Jawab Pelaksana Pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Muhaemin, di Jakarta, Kamis 21 Januari 2021, dikutip dari Antara.

Muhaemin mengatakan, lahan baru tersebut telah ditetapkan Pemprov DKI sebagai tempat pemakaman dengan prosedur Covid-19 sebab lahan di TPU Pondok Ranggon telah penuh sejak akhir 2020.

Sebelum lahan baru tersebut dibuka, jenazah pasien Covid-19 yang dirujuk rumah sakit untuk dimakamkan di Pondok Ranggon terpaksa dialihkan ke TPU Tegal Alur, Jakarta Barat atau TPU Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: