Ada Akses Internet Gratis di Sepanjang Malioboro

TEMPO.CO, Yogyakarta - Masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Malioboro sekarang bisa mengakses internet gratis dari ujung utara hingga titik nol. PT Telkom (Persero) Tbk telah memasang wifi dengan koneksi Malioboro Cyber Street. Koneksi tersebut merupakan bagian dari program DIY Digital Government Services.

"Karena Malioboro adalah pusat keramaian, kalau turis asing datang, enggak malu lagi," kata Direktur Umum PT Telkom Arief Yahya usai penandatanganan nota kesepahaman antara PT Telkom dengan pemerintah DIY dan pemerintah kota Yogyakarta di Pracimosono Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis 21 Maret 2013.

Arief menargetkan pengguna layanan tersebut adalah anak muda. Harapannya, anak muda menggunakan akses internet gratis di Malioboro untuk mengembangkan ekonomi kreatif. "Kalau ada wifi, anak muda kan serasa di rumah sendiri," kata Arief.

Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X menambahkan, layanan internet tersebut awalnya diterapkan di 500 Sekolah Dasar dan SMP di wilayah DIY. Tiap-tiap sekolah disediakan 20 unit komputer. Harapannya, selain siswa paham teknologi informasi, mereka juga bisa membuat mata pelajaran yang dianggap momok menjadi mudah.

Kepala Dinas Pariwisata DIY M. Tazbir berharap tak hanya sepanjang jalan di Malioboro saja yang dipasang wifi. Jalan-jalan besar lainnya juga dia harapkan akan diterapkan akses yang sama. Tazbir membenarkan, bahwa area public space bagi masyarakat di Malioboro baru disediakan di titik nol. Banyak bangku dari beton yang disediakan di sana untuk tempat orang bisa duduk santai sambil mengakses internet. Sedangkan di sepanjang jalan di Malioboro menjadi pusat bisnis.

Arief menjelaskan, program tersebut merupakan bagian program target pemasangan 20 juta broadband secara nasional. Saat ini, selain DIY, juga telah menyasar di Bali dan Jakarta. Pemasangan akses internet di DIY difokuskan untuk pemerintahan, pendidikan, layanan kesehatan, perekonomian, juga public space Malioboro. Target pemasangan untuk DIY ada 40 ribu akses poin yang dilakukan bertahap hingga 2015. Saat ini sudah ada 10 ribu akses poin yang dipasang. Biaya pemasangan satu titik sekitar Rp 5 juta.

PITO AGUSTIN RUDIANA

Berita terpopuler lainnya:

Mengapa Ibas Laporkan Yulianis ke Polisi 

Ramai-ramai Patok 'Kebun Binatang' Djoko Susilo 

Enam Pernyataan Soal Ibas dan Yulianis

Jokowi Tak Persoalkan Hengkangnya 90 Perusahaan

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.