Ada Apa Dengan Arsenal

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 2 menit

VIVA – Hasil mengecewakan kembali dipetik Arsenal dalam lanjutan Premier League, tengah pekan ini. Arsenal hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu Southampton di Emirates Stadium, Rabu 16 Desember 2020.

Seperti dilansir Soccerway, Kamis 17 Desember 2020, hasil imbang ini membuat The Gunners tidak pernah menang di enam pertandingan terakhir di Premier League (2 imbang, 4 kalah). Hasil yang sangat mengecewakan sejauh ini.

Pierre Aubameyang dan kawan-kawan terakhir kali menang di Premier League terjadi pada 1 November 2020. Saat itu, skuad asuhan Mikel Arteta menang tipis 1-0 saat bertandang ke Old Trafford menghadapi Manchester United.

Hasil imbang menghadapi Southampton juga membuat Arsenal gagal menjauh dari zona degradasi. Arsenal saat ini ada di peringkat 15 klasemen sementara setelah baru membukukan 14 poin dari 13 pertandingan (4 menang, 2 imbang, 7 kalah).

Arsenal hanya terpaut empat poin dari tim peringkat 18 yang juga zona degradasi, Burnley (9 poin). Jika tidak segera melakukan perbaikan, tidak menutup kemungkinan posisi Arsenal akan semakin buruk di klasemen Premier League.

Arsenal selanjutnya akan menghadapi jadwal padat di akhir tahun ini. Arsenal akan menghadapi Everton (20 Desember), Chelsea (27 Desember), Brighton & Hove Albion (30 Desember) dan West Bromwich Albion (3 Januari 2021).

Mikel Arteta Dibela

Sementara itu, sebelumnya, liper Arsenal, Bernd Leno membela manajer Mikel Arteta atas hasil kurang buruk saat melawan Southampton di Emirates Stadium, Kamis, 17 Desember 2020 dini hari WIB, Arsenal bermain imbang 1-1 di laga ini.

Dengan hasil imbang tersebut, Arsenal saat ini menempati peringkat 15 dengan 14 poin dari 13 laga. Sedangkan Southampton di posisi tiga meraih 24 angka.

Leno mengatakan, Arteta tidak bisa disalahkan atas buruknya penampilan Arsenal. Leno menambahkan, pemain Arsenal lah yang harus bertanggung jawab.

"Tekanan pada Arteta bukanlah persoalan utama. Manajer tidak bisa disalahkan atas fakta bahwa kami di lapangan berada dalam situasi seperti ini," kata Leno dikutip dari Skysport.

"Jika kita melihat cara kami berlari di lapangan, maka hanya pemain yang harus disalahkan. Saya harus jujur tentang itu," tambahnya.