ADA Band Unjuk Eksistensi Lewat Single Berharap Cinta

·Bacaan 3 menit

Fimela.com, Jakarta Sepeninggal Donny Sibarani, eksistensi ADA Band sebagai sebuah grup musik sempat dipertanyakan. Bergabungnya Indra Sinaga, mantan vokalis Lyla mengisi kekosongan tempat sisi vokalis pun tak lantas membuat mereka langsung bisa mengulang kesuksesan. Namun berbekal konsistensi, ADA Band sedang berusaha mencapai lagi kemapanan karier.

Setelah Tak Lagi Cinta dan Senandung Lagu Cinta (New Version) yang dirilis dengan formasi Naga sebagai vokalis, kini grup yang juga dikomandoi oleh Dika, Marshal dan Adhy itu kembali merilis lagu berjudul Berharap Cinta. Lagu tersebut sekaligus menjadi penerus konsep Love Hope Reality yang diusung ADA Band menuju album baru nantinya.

"Hope itu kan harapan, kan macam-macam ya mimpi, cita-cita, apapun itu yaa termasuk harapan ke pasangan hidup. Jadi kebetulan Ada Band selalu romance, jadi hope itu kita menceritakan tentang cinta pada kekasihnya," kata Dika saat konferensi pers secara virtual perilisan lagu Berharap Cinta, Kamis (30/9/2021).

TERKAIT: Lirik Lagu Tak Lagi Cinta, ADA BAND

TERKAIT: Naga Eks Lyla Berlabuh sebagai Vokalis ADA Band

Matangkan Teknis

Ada Band bersama vokalis baru, Indra Sinaga. (Dok. Istimewa)
Ada Band bersama vokalis baru, Indra Sinaga. (Dok. Istimewa)

Lagu Berharap Cinta sendiri menceritakan tentang bagaimana perasaan seseorang yang pernah menyia-nyiakan kehadiran sang kekasih. Pada suatu titik, ia merasa begitu kehilangan dan sangat merindukan masa-masa bersama dengan kekasihnya tersebut hingga muncul kembali harapan agar semua bisa kembali seperti dulu.

Perasaan kehilangan dan harapan ingin kembali bersama itu lantas dikemas dalam balutan nada melodius yang terdengar manis dengan beragam balutan aransemen piano, orkestra dan sound maskulin khas ADA Band. Menariknya, untuk lagu Berharap Cinta ini ADA Band mempergunakan teknologi Dolby Atmos dalam saat proses mixing dan mastering-nya. Tak ayal, hal itu akan memberikan pengalaman berbeda ketika lagu tersebut didengarkan.

"Secara teknik rekaman sama, cuma lebih ke proses mixing. Ada istilahnya isolate, jadi ada vokal sendiri, ada piano, gitar, bass, orkestra itu dibagi. Jadi kayak ada 5 sampai 8 speaker di sekitar kita, seperti nonton live. Digital platform yang mengakomodir (Dolby Atmos) saat ini baru Apple Music," terang Dika.

"Rilisan musik di Indonesia sendiri memang masih dikit yang menggunakan teknologi dolby atmos," timpal Naga.

MV Berkaitan

Sama seperti lirik lagu yang dikaitkan dengan konsep Love Hope Reality, music video yang dibuat pun memiliki benang merah dari video music Tak Lagi Cinta yang merepresentasikan kata Love dalam konsep tersebut. Naga menyebut jika music video untuk single Berharap Cinta memang memakai model yang sama dan jalan cerita yang saling berkaitan dengan klip single Tak Lagi Cinta.

"Utk MV-nya memang udah dikonsep bersambung dari Tak Lagi Cinta yang rilis Januari dan ini, Berharap Cinta. Cecara konsep (music video) Tak Lagi Cinta, Berharap Cinta dan lagu yang mewakili Reality nantinya akan berkaitan," terang Naga.

ADA Band bersama vokalis baru, Indra Sinaga. (Dok. Istimewa)
ADA Band bersama vokalis baru, Indra Sinaga. (Dok. Istimewa)

Obati Rindu Penggemar

Perilisan lagu Berharap Cinta sendiri diharapkan bisa jadi mengobat rindu para Arm-ADA, sebutan penggemar ADA Band. Di bawah naungan Astaswara Kreasindo yang merupakan sebuah perusahaan rekaman yang berbasis di Surabaya, Jawa Timur. Selain ADA Band, Astaswara Kreasindo juga menaungi Bodaz, Sarasputri sebagai talent di industri musik Indonesia.

Dengan kerjasama yang terjalin sejak akhir 2020 lalu bersama Astaswara, ADA Band ingin memberikan sinyal pada pendengar musik tanah aie jika band yang sudah berdiri sejak 1996 itu tetap eksis di belantika musik tanah air.

"Mudah-mudahan kita selalu mewakili perasaan pendengar kita. Jadi kita selalu menyampaikan kerinduan penggemar untuk lagu-lagu ADA band," harap Dika.

"Selain berkarya, kita juga bekerja dalam tim Astaswara. Jadi semoga bisa maju bareng-bareng juga sama rilisan-rilisan Astaswara," sahut Indra Sinaga.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel