Ada Dewa Kipas di Unggahan Dewa United Esports

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sosok Dewa Kipas masih jadi pusat perhatian publik Indonesia. Pria bernama asli Dadang Subur itu tiba-tiba muncul di berbagai pemberitaan dan bahasan di media sosial usai kontroversi akunnya di Chess.com kena banned.

Dewa Kipas terkena banned setelah mengalahkan International Master asal Amerika Serikat, Levy Rozman di Chess.com. Tapi kemudian Dewa Kipas tidak bisa lagi akses masuk akunnya karena dianggap menggunakan program ilegal.

Dadang bersama anaknya kemudian diundang menjadi narasumber podcast Deddy Corbuzier. Di sana dia membeberkan segala macam keluhan dan pendapatnya mengenai olahraga catur di Indonesia.

Tapi ada ucapan Dadang yang membuat Grandmaster asal Indonesia, Irene Kharisma Sukandar gerah. Terutama soal masa depan menjadi pecatur profesional yang tidak bisa mengharapkan pendapatan lebih.

Polemik Dadang dan Irene akhirnya sampai ke tantangan bertanding. Di atas meja, Irene berhasil membungkam Dadang dalam tiga babak langsung.

Chief Executive Officer (CEO) Dewa United Esports, David yang melihat Dadang sebagai orang tua tapi bermain game online tertarik untuk bertemu. Kebetulan David juga menggemari catur.

Karena itulah dia mengundang Dadang yang kebetulan ada di Jakarta untuk bertemu. Keduanya kumpul-kumpul sembari makan.

Menurut Humas dari Dewa United Esports, Chiko, inilah yang menjadi proses mengapa unggahan di Instagram timnya banyak yang memperlihatkan Dadang. Karena di antara keduanya sudah terjalin hubungan pertemanan.

"Kebetulan CEO kita, Pak David suka catur, dan beliau suka juga bergaul. Ketika kita tahu Pak Dadang mau ke Jakarta, sekalian kita undang untuk kumpul dan makan-makan," kata Chiko kepada VIVA, Jumat malam 26 Maret 2021.

"Ini lebih ke hubungan pertemanan saja. Karena Pak Dadang juga kan hubungannya dengan gaming-gaming di aplikasi Chess.com," imbuhnya.

Dalam sebuah caption foto, dituliskan Dadang merupakan salah satu bagian dari Dewa United Community. Ditekankan Chiko, hal ini berbeda dengan seorang Brand Ambassador.

Dewa United Community sengaja dibentuk di beberapa daerah Indonesia. Karena tujuan dari tim mereka adalah menggairahkan esports hingga ke daerah dan menjaring bibit-bibit bertalenta.

"Dewa United Community itu memang program kita di beberapa daerah. Dengan membuat itu, kita ingin membantu perkembangan esports di daerah. Kalau ada pemain bagus, kita akan bawa ke Jakarta," tutur Chiko.

Dewa United Esports sudah pernah sekali menggelar kejuaraan di beberapa daerah. Dalam waktu dekat, ada rencana mereka kembali menggelarnya dengan format Liga, kemudian memperluas sampai ke atlet difabel.

"Tujuan kita ini jangka panjang, bukan cuma event yang kemarin. Kita juga punya program untuk atlet difabel. Rencananya kita juga akan membuat Liga Dewa United untuk tim-tim daerah," katanya.