Ada Hamster Jago Trading Kripto, Lebih Cuan dari Manusia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tak hanya manusia, kini seekor hewan juga bisa melakukan investasi dengan mata uang kripto yang kini sedang naik daun di seluruh dunia.

Dikutip dari laman BBC, Kamis (30/9/2021), seekor hamster di Jerman bernama Mr. Goox, menjadi sorotan karena mampu mengalahkan kinerja seorang investor manusia dalam permainan mereka sendiri.

Ketika Mr. Goox memasuki kandang berteknologi tinggi yang menjadi 'kantornya,' (Goxx box), sebuah siaran streaming langsung akan dimulai di Twitch, dan akun Twitter-nya memberi tahu pengikutnya kalau Mr.Goxx telah memulai sesi perdagangan.

Dengan menjalankan "roda", hamster itu akan memilih uang kripto mana yang ingin dia perdagangkan.

Saat roda berputar, sebuah program akan berjalan dan memilihkan uang kripto apa yang akan ditransaksikan melalui pilihan yang berbeda.

Portofolionya pun memiliki berbagai macam cryptocurrency, termasuk TRON, Ethereum, dan Bitcoin.

Tidak tanggung-tangggung, kandang Mr. Goxx si hamster juga memiliki dua terowongan di mana satu untuk membeli uang kripto, dan satu terowongan lainnya untuk menjualnya.

Setiap kali hamster itu melewati terowongan di kandangnya, kabel elektronik di dalamnya akan menyelesaikan perdagangan sesuai dengan keinginan Mr. Goxx.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Identitas Pemilik Hamster Investor Belum Diketahui

(Sumber: iStockphoto)
(Sumber: iStockphoto)

Siapakah penemu di balik cara investasi unik ini?

Mereka adalah dua pria berusia 30-an, asal Jerman. Namun, identitas kedua pria tersebut masih belum diketahui.

"Kami bercanda tentang apakah hamster saya akan mampu membuat keputusan investasi yang lebih cerdas daripada yang kita manusia lakukan," kata kedua pria tersebut.

Sementara nama Mr Goxx untuk hamster itu, mengacu pada sebuah kejadian bencana di pasar kripto.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel