Ada Indonesia dalam 10 Negara dengan Pembangkit Listrik Batubara Terbanyak?

Boby

Sampai saat ini batu bara masih diandalkan sebagai sumber energi, termasuk menjadi energi yang digunakan dalam pembangkit. Ada banyak negara di dunia yang tercatat membangun pembangkit listrik tenaga batu bara dalam jumlah yang banyak.

Indonesia adalah salah satu negara yang mengoperasikan pembangkit listrik tenaga batu bara dengan jumlah yang terbilang banyak. Seperti yang dicatatkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), total kapasitas dari seluruh pembangkit di Indonesia hingga November 2017 mencapai 54.577,9 Megawatt (MW).

Dari 54.577,9 MW tersebut, kapasitas sebesar 40.285,7 MW berasal dari pembangkit milik Perusahaan Listrik Negara (PLN). Sementara kapasitas sebesar 10.457 MW berasal dari pembangkit listrik milik swasta dan 3.835 MW diperoleh dari penyewaan.

Menurut data yang disajikan dalam RUPTL, mayoritas pembangkit yang ada di Indonesia adalah pembangkit tenaga batu bara  atau PLTU batu bara dengan persentase sekitar 45,1 persen dari total keseluruhan. Itu berarti kita bisa menikmati listrik saat ini berkat energi yang dihasilkan batubara.

Dengan kepemilikan pembangkit listrik yang mayoritasnya merupakan pembangkit batu bara, apakah Indonesia merupakan negara yang tercatat paling banyak memilikinya? Pengin tahu jawabannya? Cari tahu yuk dalam ulasan berikut ini.

Ini daftar negara dengan pembangkit listrik batubara terbanyak di dunia

Pembangkit tenaga batubara (Shutterstock).

Carbon Brief merilis daftar daftar negara yang membangun pembangkit tenaga batu bara. Data yang dirilis Carbon Brief disajikan dalam bentuk infografik interaktif dengan menggunakan data dari tahun 2000 hingga 2018.

Carbon Brief sendiri merupakan situs web yang berbasis di Inggris yang punya tujuan meningkatkan pemahaman banyak orang tentang perubahan iklim. Soal pembangkit batu batu bara, Carbon Brief memaparkan sejak tahun 2000 dunia telah meningkatkan kapasitas tenaga batu bara menjadi 2.000 gigawatt (GW).

Apalagi peningkatan ini terjadi dikarenakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di China dan India. Seiring bertumbuhnya ekonomi, kedua negara tersebut juga aktif dalam membangun banyak pembangkit. 

Informasinya nih ada tambahan sebesar 236 GW yang sedang dibangun. Sementara kapasitas 336 GW sedang direncanakan. Dari data yang dihimpun Carbon Brief, berikut ini adalah negara-negara dengan pembangkit batu bara terbanyak di dunia.

 

Negara pemilik pembangkit listrik batu bara Kapasitas (MW)
China 972.514
Amerika Serikat 261.037
India 220.670
Rusia 48.463
Jerman 48.463
Jepang 45.568
Afrika Selatan 42.281
Korea Selatan 37.064
Polandia 29.625
Indonesia 29.307

 

Di Eropa pembangkit listrik batubara perlahan-lahan dipensiunkan. Penutupan pembangkit tenaga batu bara tersebut merupakan konsekuensi dari Persetujuan Paris dalam mengurangi emisi karbon.

Contohnya aja Inggris yang menggunakan energi terbarukan buat menggantikan batu bara sebagai sumber energi pembangkit. Inggris saat ini mengandalkan tenaga angin, panel surya, hingga biomassa.

Kenapa batubara yang dipilih sebagai tenaga pembangkit listrik?

Ilustrasi pembangkit tenaga listrik (Shutterstock).

Alasannya, harga produksi listrik dari batubara lebih murah ketimbang sumber-sumber energi lainnya. Buat kamu yang pernah menonton film dokumenter Sexy Killers, pastinya tahu berapa biaya produksi listrik dari batu bara.

Dari film dokumenter tersebut, kita bisa tahu ternyata biaya produksi listrik dari batu bara paling murah. Bahkan, energi terbarukan semisal tenaga surya jauh lebih mahal daripada batu bara. Berikut ini perbandingan harga listrik per KwH dari sejumlah energi.

 

Sumber energi  Biaya (Rp/KwH)
Batu bara Rp 600
Gas Rp 1.000
BBM Rp 1.600
Matahari Rp 2.900

Itu tadi informasi mengenai pembangkit listrik tenaga batubara. Semoga bermanfaat ya! (Editor: Winda Destiana Putri).