Ada Kabar Buruk dari Satu Produsen Ponsel

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pabrikan asal Korea Selatan, LG Mobile dikatakan mengalami kerugian bersih dalam enam tahun terakhir. Sebuah laporan dari The Korea Times mengklaim bahwa LG akan keluar dari pasar ponsel paling cepat pada pekan depan.

Padahal minggu lalu perusahaan dilaporkan tengah melakukan negosiasi untuk menjual divisi selulernya yang akhirnya gagal terwujud, melansir dari situs GSM Arena, Jumat 2, April 2021.

Seorang pejabat LG Electronics berkomentar bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan beberapa strategi untuk bisnis selulernya, termasuk menjual seluruh divisi serta penjualan terpisah atau keluar dari bisnis smartphone sepenuhnya.

Selain itu, terdapat rumor yang menyebut bahwa karyawan LG Mobile akan direlokasi ke divisi peralatan rumah tangga, otomotif dan LG Energy Solution yang beredar di media sosial Twitter beberapa hari yang lalu.

Sebelumnya LG dilaporkan sedang melakukan pembicaraan dengan Vingroup serta Volkswagen, sebagai pembeli potensial untuk bisnis seluler perusahaan. Negosiasi di kedua sisi telah gagal karena harga yang diminta terlalu tinggi.

Ini menyisakan satu opsi untuk dipertimbangkan, ialah menutup divisi seluler. Menurut publikasi Korea, dongA, keputusan akhir dapat diumumkan kepada karyawan paling cepat pada awal April.

Smartphone LG yang akan datang juga telah ditunda, termasuk Rainbow, penerus LG V60. Pengembangan pada LG Rollable dilaporkan masih berlangsung, tetapi tidak mungkin ponsel tersebut akan diluncurkan secara komersial.

Divisi seluler LG terus berjuang secara finansial dan perusahaan mengatakan terbuka untuk setiap kemungkinan. Keputusan akhir tentang nasib divisi seluler akan segera diumumkan secara internal, jadi perlu waktu beberapa saat untuk menentukan statusnya.