Ada Kampung Tangguh COVID-19 di Depok, Dilengkapi Lumbung Pangan

Mohammad Arief Hidayat, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kota Depok masih berstatus zona merah atau daerah dengan rrsiko tinggi penyebaran COVID-19. Berbagai upaya pun telah dilakukan untuk menekan penyebaran virus berbahaya itu, salah satunya dengan membentuk Kampung Tangguh.

Kepala Polres Metro Depok Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah menuturkan, aparatnya turut memperkuat program itu. Ada 34 Kampung Tangguh yang telah terbentuk di Kota Depok, Jawa Barat.

“Ini kita fokuskan yang masuk zona merah, supaya zona merah berubah bukan hanya oranye. Pinginnya langsung hijau. Saat ini kita fokuskan yang [zona] merah agar segera membaik menjadi oranye atau kuning,” ujarnya ketika berkunjung di Kampung Tangguh RW 10, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.

Baca: Menkes Soroti Kurangnya Jumlah Perawat Jika Kasus COVID-19 Melonjak

Di wilayah itu terlihat semangat gotong-royong warga untuk mengatasi pandemi COVID-19. Berbagai upaya sudah dilaksanakan, mulai dari penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, juga ketahanan ekonomi, dan bahkan keamanan.

Di kawasan RW 10 tercatat ada sekira 11 warga yang positif terinfeksi COVID-19 dan harus diisolasi mandiri maupun perawatan di rumah sakit. Peran Kampung Tangguh di antaranya mencukupi kebutuhan pasien yang diisolasi mandiri, seperti menyediakan sembako.

“Jadi di sini ada Lumbung Pangan. Saya rasa ini sangat bagus langkah yang dilakukan Pak RW. Lumbung Pangan ini mengakomodir kebutuhan sembako bagi warga yang terdampak COVID-19,” ujarnya.

Azis berjanji akan terus memberikan dukungan kepada warga, khususnya mereka yang ada di area Kampung Tangguh. Bantuan yang diberikan seperti 50 paket sembako, ditambah 100 kilogram beras, dan uang tunai untuk Lumbung Pangan warga. Akan ditambahkan lalgi dua alat penyemprot desinfektan dan fasilitas pelayanan rapid test dan swab secara gratis.

“Ada probiotik untuk asupan vitamin. Ini untuk warga terutama warga, yang menderita maupun yang sehat, supaya tetap terjaga imun dan kesehatannya,” ujarnya.

Wagiman, Ketua RW setempat, mengaku bersyukur dengan bantuan itu. “Jujur lumbung pangan kami sudah kembang kempis, dan ini (bantuan) sangat bermanfaat untuk kami. Terima kasih, Pak Kapolres dan jajaran,” katanya.