Ada Kasus Baru di Klub Malam Itaewon, Korsel Waspadai Gelombang Kedua COVID-19

Liputan6.com, Jakarta Pihak berwenang Korea Selatan mengungkap ada 34 kasus infeksi COVID-19 baru pada hari Minggu pekan kemarin. Mereka mengatakan temuan ini terkait dengan beberapa kasus dari beberapa klub malam dan bar.

Ada 24 kasus baru yang berasal dari lingkungan Itaewon, Seoul. Pejabat kesehatan setempat mengatakan, hal ini terjadi usai seorang pria 29 tahun yang positif COVID-19 mengunjungi lima klub malam dan bar di distrik komersial tersebut.

Dilaporkan NPR, dikutip pada Selasa (12/5/2020), petugas mengatakan paling tidak ada 1.500 orang yang hadir di klub-klub tersebut, saat pria ini mengunjungi tempat-tempat hiburan itu pada 1 Mei lalu.

Secara keseluruhan, 54 kasus terkait dengan temuan tersebut. Dari antara pasien, terdapat 43 pengunjung dan 11 orang lain yang berkontak dengan pengunjung tempat hiburan malam.

Situasi ini membuat Seoul harus menutup bar dan klub malam agar pihak berwenang bisa melakukan penanganan terhadap wabah COVID-19.

Waspadai Gelombang Baru

Warga mengantre untuk membeli masker di luar sebuah supermarket di Seoul, Korea Selatan, Rabu (4/3/2020). Infeksi virus corona atau COVID-19 di Korea Selatan hingga saat ini telah menewaskan 32 orang. (Jung Yeon-je/AFP)

Kejadian ini dilaporkan sebagai kasus baru tertinggi setelah beberapa pekan terakhir, Korea Selatan menyatakan adanya penurunan angka COVID-19. Otoritas kesehatan setempat bahkan sempat mengabarkan nihilnya kasus transmisi lokal.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in kembali mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap gelombang baru COVID-19 di negara tersebut. Dia meminta warga tidak menurunkan pertahanan mereka.

"Klaster infeksi, yang baru-baru ini terjadi di fasilitas hiburan, telah meningkatkan kesadaran bahkan selama fase stabilitasi, situasi serupa bisa muncul lagi kapan saja, di mana saja, di ruang tertutup yang penuh sesak," kata Moon Jae-in seperti dikutip dari Fox News.

Dia menambahkan, meskipun tidak boleh menurunkan kewaspadaan, masyarakat juga tidak boleh diam dalam ketakutan. Moon Jae-in juga memperingatkan adanya gelombang kedua yang mungkin muncul di akhir tahun.

"Ini belum berakhir sampai ini selesai," ujarnya Minggu pekan lalu.

Saksikan juga Video Menarik Berikut Ini