Ada Kasus Positif COVID-19 di PON XX Papua 2021, Satgas Ingatkan Disiplin Prokes

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, meminta seluruh partisipan di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 untuk tetap waspada akan potensi penularan COVID-19. Wiku berharap, para atlet, ofisial, pelatih, dan penonton tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Terjadi 57 kasus positif COVID-19 yang teridentifikasi dalam penyelenggaraan PON XX Papua 2021. Jumlah tersebut mengalami penambahan tujuh kasus pada Jumat (8/10/2021).

Seluruh kasus positif COVID-19 yang terjadi di PON XX Papua 2021 terjadi dengan gejala ringan dan tanpa gejala. Situasi itu terjadi karena semua yang terindentifikasi positif COVID-19 sudah mendapatkan vaksinasi.

Wiku Adisasmito menyebut, semua kasus positif yang terjadi di PON XX Papua 2020 ditangani secara profesional. Pemerintah disebut mempertekat monitoring dan evaluasi kepatuhan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M selama perhelatan PON.

"Kemunculan kasus positif pun, juga segera ditangani secara profesional oleh tenaga kesehatan setempat sehingga mencegah meluasnya penularan kepada Kontingen atau masyarakat," kata Wiku Adisasmito.

"Pemerintah setempat akan terus mengawasi sirkulasi masuk dan keluarnya pasien dan berupaya keras setiap pasien yang menjalani isolasi dapat keluar dengan sembuh sepenuhnya," tegas Wiku.

Terdapat 58 fasilitas isolasi terpusat (isoter) yang tersebar di Provinsi Papua untuk mengantisipasi kasus peningkatan positif COVID-19 di PON Papua. Sejauh ini keterisian tempat tidur (BOR) barada di wilayah 11% dan tersisa sekitar 2027 tempat tidur.

Beri Apresiasi

Sub Satgas Protokol Kesehatan PON XX Papua Kabupaten Merauke memasang imbauan prokes PON XX Papua sebagai bentuk edukasi dan pengingat kepada penonton selama perhelatan berlangsung di Stadion Katapal, Jumat (1/10/2021). (Dok BNPB)
Sub Satgas Protokol Kesehatan PON XX Papua Kabupaten Merauke memasang imbauan prokes PON XX Papua sebagai bentuk edukasi dan pengingat kepada penonton selama perhelatan berlangsung di Stadion Katapal, Jumat (1/10/2021). (Dok BNPB)

Wiku Adisasmito memberikan apresiasi kepada pemerintah setempat dalam menyusun kebijakan terkait penegakkan protokol kesehatan COVID-19 selama PON XX Papua. Menurut Wiku, upaya ketat akan dilakukan kepada semua atlet sebelum hingga sampai kembali ke daerah masing-masing.

Pemerintah memberlakukan kebijakan ketat dengan melakukan karantina serta melakukan testing ulang agar benar-benar menjamin yang bersangkutan sehat saat berangkat dan kembali ke rumah.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Papua yang telah menyelenggarakan perhelatan PON ke-XX yang kondusif di tengah pandemi. Saya juga ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia khususnya tim kesehatan yang tanggap dalam melakukan penanganan kasus positif," ucap Wiku.

Data COVID-19 di Indonesia

Seorang Perawat menyiapkan dosis vaksin Pfizer terhadap penyakit coronavirus (COVID-19) untuk siswa sekolah menengah di pusat vaksin di Shah Alam, Malaysia, Senin (20/9/2021). (AP Photo/Vincent Thian)
Seorang Perawat menyiapkan dosis vaksin Pfizer terhadap penyakit coronavirus (COVID-19) untuk siswa sekolah menengah di pusat vaksin di Shah Alam, Malaysia, Senin (20/9/2021). (AP Photo/Vincent Thian)

Terjadi penambahan kasus positif COVID-19 di Indonesia sebanyak 1.384 pada Jumat (9/10/2021). Jumlah tersebut membuat kasus positif COVID-19 di Indonesia menjadi 4.255.871 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus aktif COVID-19 saat ini sebanyak 2.196 kasus. Namun, terdapat penambahan jumlah akumulatif kasus sembuh menjadi 4.057.760 kasus. Begitu juga dengan jumlah kasus kematian akibat COVID-19 yang bertambah menjadi total 142.560 kasus.

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus positif COVID-19 tertinggi di Indonesia mencapai 150 kasus. Kemudian ada Jawa Tengah dengan 144 kasus dan Jawa Timur dengan 119 kasus.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel