Ada Kerumunan di KCW, Gubernur Edy Ingati Wali Kota Bobby Soal Prokes

Dusep Malik, Putra Nasution (Medan)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan terkait dengan kerumunan orang, yang terjadi Kesawan City Walk (KCW) di Kota Medan. Yang dinilai sudah melanggar protokol kesehatan.

Selain itu, jam operasional objek wisata kuliner yang menjadi andalan Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution itu, juga dinilai melanggar ketentuan PPKM yang diberlakukan Pemerintah Provinsi Sumut. Dengan kegiatan masyarakat berlangsung hingga pukul 24.00 WIB.

"Yang pastinya tidak boleh lah. Tidak boleh melanggar protokol kesehatan. Salah satunya adalah kerumunan," sebut Gubernur Edy kepada wartawan di Medan, Selasa 20 April 2021.

Mantan Ketua Umum PSSI itu, akan membicarakan terkait dengan jam operasional dan kerumunan orang di KCW antara Pemprov Sumut dengan Pemkot Medan.

"Siapa yang ambil acara. Sedang rapat Pemprov dengan Medan," sebut mantan Pangdam I Bukit Barisan itu.

Kerumunan orang di KCW ini, menjadi sorotan publik. Karena, dinilai bertolak belakangan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo yang terus berupaya menekan laju penyebaran COVID-19 ini. Hingga melarang masyarakat untuk mudik Lebaran tahun 2021 ini.

"Saya tetap mengingatkan kepada unsur-usur bawahan saya, terkhusus kepada kabupaten dan kota, camat sampai ke kelapa desa. Bahwa COVID-19 belum berakhir. Untuk itu harus tetap waspadai. Kita jaga. Satu-satunya obat COVID adalah protokol kesehatan menggunakan masker, cuci tangan, dan atur jarak," jelas Edy.

Seperti diketahui, KCW diresmikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution pada 28 Maret 2021 di tengah pandemi COVID-19. Bobby berharap KCW menjadi "The Kitchen of Asia".

Di mana memadukan dua potensi yaitu antara kelezatan dan atraktivitas penyajian kuliner dengan nilai sejarah dan budaya yang terkandung di dalam beragam bangunan tua di sana di Kesawan.

Selama beroperasinya KCW, menantu Presiden Jokowi itu, sudah mengajak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk melihat kawasan KCW.