Ada Korban Gempa Cianjur Tak Tersentuh Bantuan 3 Hari, Polisi Kerahkan Helikopter

Merdeka.com - Merdeka.com - Helikopter mulai digunakan untuk distribusi bantuan untuk korban gempa Kabupaten Cianjur di lokasi yang akses jalan darat terputus. Salah satu targetntya adalah warga Kampung Pasir Gadung, Kecamatan Cugenang yang belum mendapat bantuan selama tiga hari.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo mengatakan akses menuju Kampung Pasir Gadung tertutup longsoran. Tim gabungan dari berbagai instansi masih membutuhkan waktu untuk membersihkan material tanah yang menutupi jalan.

Ibrahim mengatakan, sambil menunggu proses pembenahan akses, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suntana ditemani sejumlah anggota menggunakan helikopter membawa bantuan untuk warga.

"Kami mendapat laporan dari warga di salah satu posko bahwa lokasi Kampung Pasir Gadung aksesnya tertutup, warga yang terdampak belum mendapat bantuan selama tiga hari," ucap dia, Rabu (23/11).

"Setelah diketahui lokasinya, kemudian Kapolda Jabar bersama jajaran menggunakan helikopter mendatangi lokasi. Lokasi tersebut jalurnya tidak bisa lewat darat," ia melanjutkan.

Di sisi lain, dia menginformasikan bahwa pascagempa pertama terjadi pada Senin (21/11), sebanyak 171 gempa bumi susulan di Kabupaten Cianjur dengan kekuatan yang lemah di kisaran 1,2 hingga 4,2 magnitudo.

Diketahui, jumlah korban jiwa akibat gempa di Kabupaten Cianjur bertambah menjadi 284 orang, di mana 122 di antaranya sudah berhasil teridentifikasi. Pencarian korban di reruntuhan sedang berlanjut di sejumlah lokasi.

Data tersebut didapatkan dari BPBD Jabar pada Rabu (23/11) pagi. Angka itu bertambah jika dibandingkan dengan data yang dirilis sehari sebelumnya, yakni 269 orang yang meninggal dunia.

Lalu, warga yang dinyatakan hilang mencapai 151 orang, korban luka mencapai 1.858 jiwa dan 58.362 jiwa yang mengungsi. Total rumah yang rusak sebanyak 28.07 unit. Dari jumlah itu, rumah yang rusak kategori ringan mencapai 8.634, kategori sedang 3.723 dan kategori berat 14.811.

Data tersebut terus diperbarui setiap hari dan direkap pada sore hari di posko darurat yang dipusatkan di Pendopo Cianjur.

Sementara itu, upaya pencarian 151 orang yang dinyatakan hilang dalam peristiwa gempa bumi terus berlanjut. Total ada 796 personel gabungan yang disebar di sejumlah wilayah yang terdampak.

[ray]