Ada Masalah di Transmisi, Jeep Wrangler dan Gladiator Kena Recall

Pius Yosep Mali
·Bacaan 1 menit

VIVA – Penarikan unit kendaraan untuk perbaikan, atau recall kembali terjadi. Kegiatan tersebut ditujukan pada pemilik mobil berperawakan gagah, Jeep Wrangler dan Gladiator karena ditemukan masalah pada sistem transmisi manualnya.

Melansir dari Carscoops, Minggu 7 Februari 2021, data dari Safety Recall Report diketahui Jeep Wrangler lansiran 2018 sampai 2021 dan Gladiator produksi 2020 sampai 2021, masuk dalam daftar kendaraan yang bermasalah pada sistem transmisinya.

Tercatat sebanyak 42.887 unit Jeep Wrangler dan Gladiator bertransmisi manual enam percepatan, terlibat dalam recall ini. Rencananya, surat pemanggilan untuk perbaikan itu bakal ditujukan kepada para pemiliknya, mulai bulan depan.

Sistem transmisi manual Jeep itu, berisiko mengalami panas berlebihan pada komponen plat kopling. Akibatnya, bisa menimbulkan retakan atau bahkan lubang di gearbox. Jika panas bersentuhan dengan bahan mudah terbakar, bisa menyebabkan kebakaran.

Temuan masalah sistem transmisi dua produk Jeep itu bukan sebatas teori. Sebab, FCA Group sebagai perusahaan induknya sudah melakukan penyelidikan dari kasus terbakarnya satu unit mobil Gladiator di lokasi perakitannya beberapa waktu lalu.

Dari penyelidikan ditemukan penyebabnya ada di sistem transmisi. Bahkan dua kendaraan dari jenis dan lokasi sama pun berpotensi terbakar. Pabrikan otomotif ini juga mendapat laporan dari 7 pemilik mobil Jeep terkait masalah serupa.

Pabrikan Jeep memutuskan akan melakukan recall pada unit yang sudah ada di pelanggannya. Mereka menyebut tak ada komponen rusak, dan hanya akan menambah perangkat di sistem transmisi, untuk mengurangi panas saat komponen tersebut bekerja.

Perusahaan juga menyarankan, pemilik Jeep Wrangler dan Gladiator yang mencium bau kopling terbakar saat kendaraan melaju, agar melakukan pengecekan ke bengkel. Jika tak memungkinkan, menepilah di lokasi aman dan biarkan komponen menjadi dingin sebelum melanjutkan perjalanan.