Ada Mudik Gratis, Penjualan Tiket Bus Eksekutif Normal

TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan tiket bus mudik di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur tidak terpengaruh maraknya bus mudik bersama gratis. "Penjualan tiket bus kami tetap meningkat saat arus mudik," kata penjual tiket bus PO Pahala Kencana di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur, Ari Judianto, Rabu, 8 Agustus 2012.

Ari menjelaskan, penjualan tiketnya sudah banyak diburu masyarakat sejak awal Ramadan. Bahkan, kata dia, untuk tanggal 16 dan 17 Agustus seluruh tiket bus sudah habis terjual. Sedangkan tiket bus untuk tujuh hari sebelum lebaran sudah hampir habis dipesan pemudik.

Menurutnya, tingginya permintaan masyarakat terhadap tiket bus di Terminal Rawamangun karena mayoritas PO di terminal ini menggunakan bus kelas eksekutif dan super eksekutif. "Pangsa pasar kami memang orang-orang yang ingin naik bus dengan pelayanan prima," kata Ari. Biasanya, lanjut dia, penumpang eksekutif tersebut enggan ikut mudik bersama yang menggunakan bus kelas ekonomi.

PO Bus Pahala Kencana sendiri melayani rute ke Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sumatera. Ari mengatakan, PO Pahala Kencana telah menyiapkan sekitar 10 bus per hari untuk melayani seluruh rute tersebut. Hingga saat ini, kata dia, perusahaan belum mengeluarkan kebijakan untuk menambah armada bus karena penjualan tiket masih seperti penjualan tiket tahun-tahun sebelumnya.

"Tiap tahun trennya masih sama, naik saat menjelang lebaran," kata dia. Untuk arus mudik tahun ini, kata Ari, jumlah penumpang juga hampir sama dengan jumlah pemudik pada tahun-tahun sebelumnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh penjual tiket bus lainnya. Menurut penjual tiket bus PO Lorena, penjualan tiket tahun ini tidak mengalami banyak perubahan jumlah. "Tetap ramai seperti arus mudik tahun lalu," kata penjual tiket tersebut.

Ia mengatakan beberapa tiket bus menuju Jawa dan Sumatera sudah ramai dibeli masyarakat. Untuk tiket tanggal 16 dan 17 Agustus, kata dia, sudah habis dibeli. Tiket bus yang tersisa hanya untuk tanggal di luar kedua tanggal tersebut.

Kedua penjual tiket bus itu mengatakan ada perbedaan harga tiket pada masa mudik dengan hari biasanya. Karena banyaknya permintaan tiket bus mudik, mereka berani menaikkan harga cukup besar.

Untuk tiket bus menuju Jawa dijual dengan kisaran harga Rp 200-300 ribu. Padahal dihari biasa harga tiket berkisar Rp 200-250 ribu. Sedangkan harga tiket bus menuju Sumatera dijual dengan harga RP 400-700 ribu. "Harga sudah fix dan tidak bisa ditawar," kata penjual tiket bus PO Lorena sambil menunjukkan daftar harga tiketnya.

RAFIKA AULIA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.