Ada Penumpang Reaktif Covid-19, Satu Bus Asal Lebak Banten Diputar Balik di Tangerang

·Bacaan 1 menit
Penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang baru tiba menjalani tes cepat antigen COVID-19 di terminal Kalideres, Jakarta Barat, Senin (17/5/2021). Menyambut arus balik mudik Lebaran, Terminal Kalideres mendirikan posko tes antigen bagi penumpang. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Satu unit bus asal Lebak, Banten, dipaksa putar balik oleh petugas Polres Metro Tangerang. Pasalnya 3 dari 13 penumpang di dalam bus tersebut, terbukti reaktif Covid-19 saat mengikuti Swab Antigen di pos penyekatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu malam, 19 Mei 2021. Saat itu, bus tiba di penyekatan Jatiuwung, akses masuk menuju Kota Tangerang.

"Tiga orang itu pergi menggunakan bus yang berasal dari Lebak, satu bus ada 13 orang, kemudian ada tiga orang reaktif Covid-19," jelas Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima, Kamis (20/5/2021).

Petugas yang berjaga langsung mengirim kembali bus tersebut ke Lebak dan diserahkan ke Dinas Kesehatan setempat.

"Satu bus itu akan kita kembalikan ke daerahnya di Lebak. Kami komunikasikan dengan Polres Lebak untuk diambil tindakan medis," sambung Kapolres.

Tiga Pemudik dari Banten Reaktif Covid-19

Sementara, di hari yang sama juga, Polres Metro Tangerang Kota menemukan beberapa pemudik yang kembali ke Kota Tangerang terbukti reaktif Covid-19.

Penemuan tersebut saat 152 pemudik yang datang dari kampungnya dicegat petugas di Posko Penyekatan Jatiuwung, Jalan Gatot Subroto untuk dilakukan Swab Antigen.

Dari 152 orang tersebut, ada tiga yang dinyatakan reaktif Covid-19 saat dilakukan swab Antigen di Posko Jatiuwung.

Menurut Deonijiu, rata-rata pemudik yang disekat di Kota Tangerang datang dari arah Banten. Seperti Kota Serang, Lebak, Pandeglang, dan daerah sekitarnya.

"Warga penduduk Kota Tangerang yang kampungnya dari daerah Banten, dimana mereka sudah melakukan Lebaran dan kembali ke rumah masing Kota Tangerang. Makanya kita lakukan random test," katanya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel