Ada Peran 5 Pembalap Suzuki Lain di Balik Kesuksesan Joan Mir

Zulfikar Husein
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kendati telah berhasil mengunci gelar juara motogp">MotoGP 2020 di Valencia, pada Minggu 15 November 2020, Joan Mir tetap bersikap rendah hati. Ia pun mengakui, kesuksesannya menjadi juara dunia tak lepas dari peran para pembalap yang pernah membela Suzuki sejak kembali berkompetisi pada 2015.

Selepas Kenny Roberts Jr menjadi juara GP500 pada tahun 2000, Suzuki memang mengalami masa-masa sulit di ajang MotoGP. Namun, mereka tidak pernah berhenti untuk mengembangkan ambisi besarnya di MotoGP.

Suzuki pun kembali ke MotoGP pada tahun 2015 dengan menunjuk Maverick Vinales dan Aleix Espargaro sebagai pembalap. Meski akhirnya, kedua pembalap ini memutuskan berpisah dengan Suzuki pada 2017.

Akan tetapi, Vinales dan Espargaro telah memberikan arahan yang tepat untuk Suzuki. Kontribusi keduanya pun dilanjutkan oleh Alex Rins dan Andrea Iannone, serta pembalap tes, Sylvain Guntoli. Baru pada 2019, Joan Mir bergabung dengan Suzuki.

"Alex, Sylvain, Andrea, Maverick, dan Aleix adalah bagian dari tim kami. Maverick dan Aleix adalah para pembalap pertama Suziki ketika mereka kembali ke MotoGP," kata Joan Mir, seperti dikutip Diario AS, Selasa 17 November 2020.

"Tahun demi tahun sudah berlalu. Kinerja mereka semua telah membuat motor Suzuki menjadi lebih berkembang dan kini kami membuat perbedaan," ucapnya.

Lebih lanjut, Joan Mir tak memungkiri bahwa Alex Rins menjadi pembalap yang paling berkontribusi dalam pengembangan motor GSX-RR, karena ia telah membela Suzuki sejak 2017. Sebagai pembalap yang lebih berpengalaman dari Joan Mir, tentu pendapat Rins soal GSX-RR lebih diutamakan.

"Alex adalah pembalap yang paling lama membela Suzuki di antara kami semua. Jadi, dia juga banyak memberikan kontribusi dan informasi kepada tim kami," ujarnya.

"Di sisi lain, ia juga selalu menjadi tandem yang hebat bagi saya. Ia selalu menunjukkan rasa hormat kepada saya dan Suzuki di dalam lintasan," tuturnya.

Namun, Joan Mir tak menyangkan, bahwa dirinya dengan Rins merupakan rival utama bagi satu sama lain. Menurut Joan Mir, hal itu bukan merupakan sesuatu yang negatif, dan justru itu adalah hal yang positif karena mereka jadi saling memotivasi untuk meraih hasil yang terbaik.

"Tentu saja, Alex merupakan rival utama saya. Sejak tahun lalu, saya selalu ingin berada di depannya, dan ia pun pastinya ingin berada di depan saya. Ini adalah bagian dari kesuksesan Suzuki, karena kami bertarung memperebutkan podium hampir di semua balapan," ungkapnya.

Joan Mir dan Rins masih akan kembali bersaing di lintasan MotoGP portugal yang digelar di Sirkuit Algarve, Portimao, pada 20-22 November 2020. Rins saat ini berada di peringkat ketiga klasemen pembalap dengan koleksi 138 poin dan berusaha merebut tempat runner up dari Franco Morbidelli yang unggul 4 poin saja.