Ada Peran Besar MU di Balik Kesuksesan Inter Milan Rengkuh Scudetto

Pratama Yudha
·Bacaan 3 menit

VIVAInter Milan berhasil menghapus puasa gelar selama 11 tahun di akhir musim ini. Tapi, tahukah Anda keberhasilan Nerazzurri hadir berkat peran Manchester United?

Tim asuhan Antonio Conte berhasil mengklaim gelar juara Serie A pada musim ini sekaligus memutus dominasi Juventus yang telah berjalan selama sembilan tahun. Scudetto ke-19 ini menandakan kebangkitan Inter di kompetisi domestik setelah terakhir kali juara pada 2010 silam saat masih ditangani Jose Mourinho.

Kepastian La Beneamata mengunci gelar tak lepas dari hasil imbang yang diraih Atalanta saat bersua Sassuolo. La Dea dipastikan tidak bisa mengejar perolehan poin Inter lagi meski kompetisi masih tersisa empat laga. Pun dengan AC Milan dan Juventus yang memiliki poin serupa, yakni 69 angka.

Sejak awal, Inter memang dinilai sebagai pesaing berat Si Nyonya Tua dalam perebutan gelar juara. Apalagi, setelah pemainnya makin matang dan mendatangkan pemain baru berkualitas.

Tapi, di balik itu semua, kesuksesan ini tak akan diraih Inter tanpa adanya peran Manchester United. Mengapa?

Seperti diketahui, ada empat mantan pemain MU di skuad Inter saat ini. Dan seluruhnya merupakan komponen penting dalam strategi yang diracik oleh Conte.

Keempatnya adalah Matteo Darmian, Ashley Young, Alexis Sanchez, dan Romelu Lukaku. Untuk itu, mari kita bahas satu per satu.

1. Romelu Lukaku
Lukaku merupakan eks pemain Setan Merah pertama yang didatangkan Inter. Kala itu, Conte sangat ngotot mendapatkan pemain berpaspor Belgia sampai rela menebusnya dengan harga selangit, mencapai 80 juta euro pada 2019 silam.

Mahar tersebut menjadikannya sebagai salah satu pembelian termahal Inter. Namun, semua itu terbayar dengan penampilan gemilang yang ditunjukkannya hingga saat ini.

Selama dua musim beruntun, Lukaku jadi top skor utama Nerazzurri. Di musim pertamanya, dia menceploskan 34 gol. Dan musim ini, dia sudah mengoleksi 27 gol dan masih terbuka peluang untuk bertambah. Total, dia sudah membukukan 61 gol dari 92 pertandingan bersama Inter Milan.

2. Alexis Sanchez


Pemain asal Chile ini sempat jadi pemain yang terlupakan oleh Antonio Conte meski didatangkan pada periode yang sama dengan Lukaku. Alasannya, Sanchez tak menunjukkan performa menawan pada periode pertamanya tersebut.

Kekesalan Conte juga ditambah dengan banyaknya cedera yang dialami pemain 32 tahun. Beruntung, sekembalinya ke lapangan, dia menunjukkan penampilan apik dan ngotot yang membuat Conte berubah pikiran dan mempermanenkannya pada musim panas lalu.

Perjudian Conte terbilang sukses. Meski tak banyak berkontribusi lewat gol, tapi Sanchez mampu memberi ruang pada pemain lain ketika diturunkan dan kerap memberi assists. Total, dia baru menyumbang 9 gol dari 67 penampilan.

3. Ashley Young
Pemain asal Inggris ini direkrut pada bursa transfer musim dingin 2020. Young didaratkan saat kontraknya hampir habis bersama MU.

Meski kala itu sudah berusia 34 tahun, tapi Young masih menunjukkan performa yang apik di lini belakang. Dia bahkan langsung dipercaya mengisi slot di lini pertahanan pada awal kedatangannya di Giuseppe Meazza.

Sejauh ini, pemain 35 tahun telah bermain sebanyak 56 laga dengan sumbangan empat gol.

4. Matteo Darmian
Bek asal Italia ini merupakan pemain terakhir dan satu-satunya yang tidak didatangkan langsung dari MU. Tapi, dia tetap berstatus sebagai mantan pilar Setan Merah.

Darmian digaet secara pinjaman pada musim panas lalu dari Parma yang menebusnya dari MU pada 2019 silam. Ternyata, kehadirannya menjadi berkah tersendiri untuk Inter Milan.

Pasalnya, dia mampu jadi penentu gelar juara Inter musim ini. Gol tunggalnya saat menghadapi Hellas Verona jadi salah satu kunci keberhasilan Nerazzurri merengkuh juara musim ini. Darmian sudah meorehkan empat gol dari 31 laga.