Ada Peran Sepatu Keberuntungan dari Presiden PSG di Balik Kejayaan Tuchel dan Chelsea Juarai Liga Champions

·Bacaan 2 menit
Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, berbincang dengan anaknya saat perayaan gelar juara Liga Champions di Stadion Dragao, Porto, Minggu (30/5/2021). Chelsea menang 1-0 atas City. (Pierre Philippe Marcou/Pool via AP)

Bola.com, Porto - Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, buka-bukaan resep di balik kejayaan timnya menyabet titel Liga Champions 2020/2021, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB.

Ternyata, kemenangan Chelsea bukan hanya ditentukan taktik yang jitu plus kerja keras pemain. Thomas Tuchel menyebut kejayaan Chelsea itu juga terinspirasi dari sepatu keberutungan yang dikenakannya pada laga final.

Sepatu yang dikenakan Tuchel tersebut sebenarnya biasa-biasa saja. Namun, ada cerita di balik sepatu berwarna abu-abu tua tersebut.

Sepatu itu pemberian Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi, pada tahun lalu. Saat itu, Tuchel berjanji memakainya saat PSG menjalani final Liga Champions kontra Bayern Munchen.

Namun, saat itu Tuchel lupa mengenakan sepatu tersebut. Dan ternyata PSG keok.

Tuchel tak membiarkan kesempatan serupa hilang lagi. Kali ini, Tuchel mengenakan sepatu pemberian bos PSG tersebut, saat mendampingi Chelsea pada final Liga Champions kontra Manchester City.

"Keluarga saya di sini, orang tua saya di sini. Kakek saya yang sudah meninggal, sangat emosional. Saya tidak pernah membayangkan sebagai pelatih muda bisa menyentuh piala ini. Sekarang kami bermain di dua final dan hari ini kami menang," kata Tuchel selepas laga, seperti dlansir The Sun.

"Semua ini dimulai dengan ayah dan ibu yang mengantarkan saya ke setiap latihan sepak bola. Istri saya mendukung saya ketika saya berada di divisi lima sebagai pelatih dengan 20 penonton," imbuh Thomas Tuchel.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Janji yang Tak Ditepati

Thomas Tuchel kemudian bercerita tentang sepatu keberuntungannya pada final Liga Champions tersebut.

"Saya memiliki sepatu di saat di Paris dan saya berjanji bahwa kami akan memakai sepatu ini saat mencapai final Liga Champions," ujar Tuchel.

"Sepatu ini hadiah dari presiden di PSG. Saya berjanji kepada staf akan memakainya di final dan saya tidak memakainya jadi kami kalah. Saya memakainya hari ini dan mereka berhasil."

Keberadaan sepatu keberuntungan Tuchel terungkap hanya beberapa hari setelah Chelsea memutuskan untuk mengenakan jersey kandang musim ini di final, alih-alih memakai jersey untuk musim depan.

Sumber: The Sun

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini