Ada Perempuan Indonesia di Balik Canggihnya Mobil Tesla

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Nama Tesla mulai dikenal oleh sebagian masyarakat di Indonesia. Perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan mobil listrik ini dibangun oleh pria yang saat ini menjadi orang terkaya ke-2 di dunia, yakni Elon Musk.

Produk buatan Tesla tidak hanya menggunakan penggerak yang ramah lingkungan karena tidak menghasilkan polusi, namun juga dibekali beragam teknologi canggih seperti kemampuan untuk melaju secara otomatis.

Jadi, pengemudi cukup memasukkan data mengenai tempat mana yang akan dituju, kemudian komputer akan menggerakkan mobil dibantu dengan banyak sensor. Oleh Elon Musk, fitur ini diberi nama Autopilot.

Dari sekian banyak orang yang terlibat dalam pengembangan fitur itu, ada satu perempuan asal Indonesia. Ia bernama Moorisa Tjokro, dan saat ini berusia 26 tahun.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman YouTube tvOneNews, Senin 21 Desember 2020, Moorisa menjadi satu dari enam insinyur wanita yang dipekerjakan Tesla untuk program Autopilot.

Dari penelusuran di laman pribadinya, diketahui bahwa Moorisa sudah cukup lama bermukim di Amerika Serikat. Ia awalnya kuliah di Georgia Institute of Technology, kemudian melanjutkannya di Columbia University untuk mengambil spesialisasi data science.

Setelah lulus, semua teori yang ia dapatkan dipraktikkan dalam lingkup pekerjaan di NBC Universal. Moorisa sempat magang di Badan Antariksa AS, NASA sebagai Machine Learning Intern, sebelum akhirnya pindah kantor ke Palo Alto, California.

“Sebagai Autopilot Software Engineer, bagian-bagian yang kami lakukan mencakup computer vision, seperti gimana sih mobil itu (melihat) dan mendeteksi lingkungan di sekitar kita,” ujarnya, dikutip dari Antvklik.