Ada potensi Rp300 triliun, Baznas dan BSI bersinergi kelola zakat

Kelik Dewanto
·Bacaan 2 menit

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), yang diperkirakan memiliki potensi sebesar Rp300 triliun.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Syariah Indonesia yang telah bersedia bekerja sama dengan Baznas. Ini dalam rangka meningkatkan potensi zakat di Indonesia, yang saat ini belum maksimal,” kata Ketua Baznas KH Noor Achmad dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.

Sinergi Baznas-BSI, lanjutnya, diharapkan dapat berjalan baik sehingga BSI mampu berkembang menjadi bank nomor satu di Indonesia, serta bersama Baznaz dapat merealisasikan potensi zakat sebesar Rp300 triliun.

“Baznas dan BSI merupakan bagian dari ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Keduanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Semoga kita bisa bersama-sama membangkitkan Gerakan Cinta Zakat di seluruh Indonesia,” ujar Noor Achmad.

Baca juga: Presiden Jokowi luncurkan Gerakan Cinta Zakat

Sementara itu, Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan melalui kerja sama ini diharapkan Gerakan Cinta Zakat bisa lebih membumi secara nasional dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk membayar zakat sehingga mendukung pembangunan ekonomi nasional.

Ia menambahkan kolaborasi ini memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak, sehingga dapat membantu pembangunan ekonomi bangsa dan negara terutama dalam pengentasan kemiskinan dan menyejahterakan rakyat.

Untuk mendorong optimalisasi potensi zakat nasional BSI juga siap mendukung pengelolaan zakat dari aparatur sipil negara.

“Saat ini Baznas tengah mengajukan keppres terkait pembayaran zakat 2,5 persen oleh ASN secara potong gaji. Kami siap mendukung pengelolaan zakatnya,” ujarnya.

Hery yang juga Bendahara Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) berharap kerja sama ini memudahkan masyarakat dan nasabah BSI dalam menunaikan beribadah dan beramal dengan mengakses layanan via ATM BSI dan fitur layanan yang disediakan BSI, seperti mobile banking dan layanan elektronik dan digital lainnya.

"Melalui sinergi dengan Baznas, BSI berkomitmen untuk mendukung Baznas dalam meningkatkan layanan transaksi ZIS dan melalui layanan elektronik secara aman, nyaman, mudah dan jangkauan yang luas,” ujarnya.

Selain menyepakati layanan baru pembayaran ZIS di BSI, Baznas dan BSI juga berharap dapat saling memberi manfaat melalui kerja sama lainnya yang dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Baca juga: Sri Mulyani tekankan ekonomi syariah harus berkontribusi pulihkan RI
Baca juga: Wapres dorong pengelola zakat tingkatkan kepercayaan masyarakat