Ada Potret Pangeran Philip di Dekat Ratu Elizabeth II Saat Pidato Perubahan Iklim

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ratu Elizabeth II menyampaikan pidato dalam sebuah video untuk para peserta KTT Perubahan Iklim COP26 di Glasgow, Skotlandia. Ratu absen dalam pertemuan itu karena harus beristirahat selama dua pekan.

Dilansir People, Selasa (2/11/2021), pidato Ratu Elizabeth II direkam pada Jumat, 29 Oktober 2021 di White Drawing Room di Windsor Castle. Video itu menampilkan potret Pangeran Philip di meja dekat tempat duduknya.

Momen ini sebagai bentuk penghormatannya kepada mendiang suaminya yang peduli pada lingkungan. Semangat itu pula yang diturunkan Pangeran Philip kepada anak-anak dan cucu-cucunya.

"Dampak lingkungan pada kemajuan manusia adalah subjek yang dekat dengan hati mendiang suami saya yang tercinta," kata Ratu. Ia tampil dalam balutan busana hijau dan mengenakan bros yang diyakini sebagai hadiah pernikahan.

Pangeran Philip mengembuskan napas terakhir pada April 2021 di usia 99 tahun. Sementara, 20 November 2021 ini akan menjadi momen perayaan hari jadi ke-74 pernikahan Ratu dan Pangeran Philip.

Ratu membagikan kenangan ketikan suaminya bicara dalam pertemuan akademis di awal kampanyenya selama setengah untuk memerangi perubahan iklim. Kini, setelah puluhan tahun kemudian, Ratu menekankan, "Jika kita gagal mengatasi tantangan ini, semua masalah lain akan menjadi tidak berarti."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Rasa Bangga

Pangeran Charles, Camilla, Pangeran William and Kate Middleton menyaksikan video pesan dari Ratu Elizabeth II dalam COP26. (AP Photo/Alberto Pezzali, Pool)
Pangeran Charles, Camilla, Pangeran William and Kate Middleton menyaksikan video pesan dari Ratu Elizabeth II dalam COP26. (AP Photo/Alberto Pezzali, Pool)

Ratu berusia 95 tahun ini menyampaikan rasa bangganya atas peran Pangeran Philip dalam mendorong orang-orang untuk melindungi Bumi yang rapuh terus hidup melalui karya putra sulungnya, Charles, dan putranya William. "Saya sangat bangga dengan mereka," tambahnya.

"Sungguh, saya telah mendapatkan penghiburan dan inspirasi besar dari antusiasme tanpa henti dari orang-orang dari segala usia, terutama kaum muda dalam menyerukan semua orang untuk memainkan peran mereka," kata Ratu.

Selain itu, Ratu juga menyebut selama lebih dari 70 tahun dirinya beruntung bertemu dan mengenal banyak pemimpin hebat dunia. Ia berharap konferensi ini akan menjadi salah satu kesempatan langka setiap orang akan memiliki kesempatan untuk bangkit di atas politik saat ini dan mencapai sebagai negarawan sejati.

Harapan

Ratu Inggris Elizabeth II saat menghadiri peresmian jembatan Queensferry, Skotlandia, Minggu (4/9). Pembangunan jembatan ini telah menghabiskan lebih dari 22,6 Triliun rupiah. (Andrew Milligan/PA via AP)
Ratu Inggris Elizabeth II saat menghadiri peresmian jembatan Queensferry, Skotlandia, Minggu (4/9). Pembangunan jembatan ini telah menghabiskan lebih dari 22,6 Triliun rupiah. (Andrew Milligan/PA via AP)

Ratu Elizabeth II menambahkan, harapan banyak orang adalah warisan dari pertemuan puncak itu akan menggambarkan para pemimpin dunia yang tidak melewatkan kesempatan. Para pemimpin menjawab panggilan generasi masa depan.

"Tentu saja, manfaat dari tindakan seperti itu tidak akan dinikmati oleh kita semua di sini hari ini, tidak ada dari kita yang akan hidup selamanya. Tetapi kami melakukan ini bukan untuk diri kami sendiri tetapi untuk anak-anak kami dan anak-anak dari anak kami, dan yang akan mengikuti jejak mereka," jelasnya.

"Jadi, saya berharap Anda mendapatkan keberuntungan dalam usaha yang signifikan ini," ungkap Ratu.

Infografis Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Infografis Prosesi Pemakaman Pangeran Philip. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Prosesi Pemakaman Pangeran Philip. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel