Ada rekayasa lalu lintas imbas pembangunan jembatan di Cibubur

Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) berencana merekayasa arus lalu lintas di sekitar Jalan Lapangan Tembak Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, imbas pembangunan jembatan di kawasan itu.

Asisten Perekonomian Pembangunan dan Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Kusmanto di Jakarta, Selasa, mengatakan, revitalisasi pembangunan jembatan diperkirakan dilaksanakan pada Juni 2022 oleh Suku Dinas Bina Marga.

"Sudah kita bahas bersama, bagaimana kesiapan pengerjaan revitalisasi jembatan, dimulai dari alat berat masuk, hingga informasi bagi seluruh warga di tiga kecamatan sekitar sebagai pengguna akses jalan,” katanya di Jakarta, Selasa.

Rencana awal pengalihan lalu lintas tersebut terbagi dalam tiga tahapan.

Warga bisa menggunakan jalan dari arah Jl. Raya Bogor menuju Jl. Kiwi PKP dan Jl. Cibubur I – Jl.Raya Cibubur – Jl. Lapangan Tembak.

Baca juga: Polda Metro belum berencana rekayasa lalin di Ancol saat Formula E

Kemudian, dari arah Jl.Lapangan Tembak– Jl. Cibubur III – Jl.Cibubur I – Jl. Kiwi PKP – Jl Raya Bogor.

Terakhir, dari arah Jl.Lapangan Tembak– Jl. Raya Kelapa Dua Wetan – Jl. Kiwi PKP– Jl Raya Bogor.

Kusmanto mengatakan pembangunan Jembatan Cibubur itu penting karena merupakan akses strategis bagi warga di tiga kecamatan yaitu Ciracas, Pasar Rebo dan Cipayung.

Revitalisasi pembangunan Jembatan Cibubur itu juga memiliki urgensi tinggi bagi kebutuhan bagi seluruh warga sekitar, terutama untuk mengantisipasi risiko banjir, akibat dari rendahnya muka jembatan, risiko kecelakaan akibat tidak adanya trotoar dan kemacetan.

"Banyak manfaat besar bagi warga nantinya dan pembangunan jembatan ini nantinya akan dikemas secara menarik unit dan cantik, tentunya menjadi wajah baru di Jakarta Timur,” ujar Kusmanto.

Baca juga: Angkat girder jembatan di Tol Japek, Jasa Marga siapkan rekayasa lalin

Kusmanto belum merinci terkait nilai anggaran untuk proyek itu, termasuk sumbernya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel