Ada Rilis Data Pekerjaan Australia, Bursa Saham Asia Beragam

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham Asia Pasifik sedikit berubah dalam perdagangan saham Kamis pagi, (15/4/2021) seiring ada rilis data tenaga kerja Australia pada Maret 2021.

Di Jepang, indeks saham Nikkei 225 naik 0,22 persen pada awal perdagangan saham. Sementara itu, indeks saham Topix menguat 0,55 persen. Indeks saham Korea Selatan Kospi menguat.

Sementara itu, indeks saham Australia ASX 200 sedikit merosot. Australia merilis data pekerjaan pada Kamis, 15 April 2021. Demikian dilansir dari CNBC, Kamis (15/4/2021).

Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang cenderung mendatar. Di sisi lain, US Centers for Disease Control and Prevention memutuskan menunda keputusan tentang vaksin COVID-19 Johnson and Johnson seiring ada perkembangan kelainan pembekuan darah yang langka tetapi berpotensi mengancam nyawa enam perempuan.

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS meminta negara bagian untuk menghentikan sementara penggunaan vaksin COVID-19 Johnson and Johnson karena sangat berhati-hati.

Di wall street, indeks saham S&P 500 melemah 0,41 persen menjadi 4.124,66. Indeks saham Nasdaq tergelincir 1 persen ke posisi 13.857,84. Indeks saham Dow Jones naik 53,62 poin ke posisi 33.730,89.

Indeks Dolar AS

Seorang wanita berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Seorang wanita berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Indeks dolar AS berada di posisi 91,61 dari posisi sebelumnya 92,1. Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 108,88 per dolar Amerika Serikat.

Harga minyak dunia melemah saat jam perdagangan Asia. Harga minyak mentah berjangka Brent turun 0,35 persen menjadi USD 66,35 per barel. Harga minyak mentah berjangka AS melemah 0,41 persen menjadi USD 62,89 per barel.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini