Ada Samsung di Balik Layar Lipat OLED untuk Oppo, Xiaomi dan Google

Lazuardhi Utama
·Bacaan 2 menit

VIVASamsung Display saat ini dilaporkan sedang mengembangkan panel OLED yang dapat dilipat untuk dipasok ke Oppo, Xiaomi dan Google. Ponsel pintar atau smartphone yang menggunakan panel tersebut kabarnya akan diluncurkan pada tahun ini, menurut laporan media Korea Selatan The Elec, Kamis, 25 Februari 2021.

Panel untuk Oppo terlipat dari atas ke bawah seperti model clamshell. Layar tersebut berukuran 7,7 inchi saat terbuka, sedangkan layar luar berukuran 1,5 hingga 2 inchi. Layar ini lebih besar dari 6,7 inchi yang digunakan oleh Samsung Galaxy Z Flip, yang meluncur tahun lalu.

Baca: Adu Gengsi Apple Watch Series 6 vs Samsung Galaxy Watch 3

Oppo tahun lalu meluncurkan prototipe ponsel layar lipat 7,7 inchi. Tahun lalu, Oppo menggunakan Samsung Display, BOE dan Visionox sebagai mitra untuk mengembangkan panel yang dapat dilipat. Namun, tahun ini Samsung Display adalah satu-satunya mitra.

Xiaomi juga beralih dari lipat luar menjadi lipat. Tahun lalu, Xiaomi meluncurkan prototipe dengan layar 7,92 inchi, yang dikembangkan dalam kemitraan dengan Visionox.

Untuk produknya tahun ini, Xiaomi membidik ukuran panel 8,03 inchi. Layar luarnya akan berukuran 6,38 inchi. Panel sedang dikembangkan oleh Samsung Display dan CSOT.

CSOT, bersama dengan BOE, pada 2019 menyediakan panel lipat untuk digunakan pada Motorola Razr. Sementara itu, Google dilaporkan telah meminta Samsung Display mengembangkan panel OLED yang dapat dilipat berukuran sekitar 7,6 inchi.

Semakin banyak perusahaan yang memilih untuk membuat perangkat layar yang dapat dilipat ke dalam atau model clamshell. Namun, Royole dan Huawei memilih melipat keluar seperti buku untuk ponsel lipat mereka yang diluncurkan pada 2019. Huawei menggunakan BOE untuk panelnya yang dapat dilipat.

Meskipun Samsung Display memimpin di area tersebut, perusahaan panel China juga mengembangkan panel lipat mereka sendiri. BOE, CSOT dan Visionox sedang mengembangkan panel lipat mereka sendiri untuk produsen smartphone China. Namun, saat ini belum ada penjualan yang berarti dari ponsel lipat selain yang diproduksi Samsung.

Firma riset pasar Omdia memperkirakan penjualan OLED yang dapat dilipat mencapai US$2,1 miliar tahun ini, melonjak 203 persen dari 2020, tetapi sebagian besar penjualan berasal dari Samsung Display. Apple juga belum memutuskan apakah akan meluncurkan ponsel lipat. (Ant)