Ada Taiwan di Balik Kesuksesan Mobil Tesla

Krisna Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Para penggemar dunia komputer sudah sangat mengenal Taiwan, di mana negara tersebut menjadi pemasok utama berbagai komponen yang dibutuhkan untuk membuat PC.

Bahkan, perusahaan Foxconn yang membuat semikonduktor menjadi andalan banyak produsen ponsel dan gawai ternama, mulai dari Apple, Blackberry hingga Nintendo.

Informasi dari Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei atau TETO, dikutip VIVA Otomotif Jumat 19 Maret 2021 menyebutkan bahwa industri otomotif Amerika Serikat, Jerman dan Jepang meminta negara tersebut untuk menambah produk chipset demi menghindari terhambatnya proses produksi.

Menurut statistik media Taiwan, 75 persen dari pemasok suku cadang mobil listrik Tesla adalah perusahaan dari negara tersebut.

Dua tahun setelah Elon Musk mendirikan Tesla, Fukuta Taiwan dipercaya sebagai pemasok dinamo untuk menggerakkan mobil yang mereka produksi.

Uniknya, perusahaan itu awalnya tidak memiliki pengalaman dalam bidang mobil listrik. Namun, akhirnya mereka berhasil membuat dinamo yang tadinya berbobot 400 kilogram, menjadi hanya 60 kg saja.

Sementara itu, Chang Chun Petrochemical diserahkan untuk memproduksi lempengan foil tembaga berukuran tebal 5 mikron yang dipakai sebagai elektroda negatif di baterai mobil listrik Tesla.

Tesla bukan satu-satunya konsumen mereka. Disebutkan ada 800 perusahaan besar dan kecil di Taiwan yang menyediakan berbagai perangkat keras, perangkat lunak, dan teknologi yang dibutuhkan oleh produsen mobil listrik utama dunia.

Perusahaan seperti Calin Technology mampu membuat sistem radar yang bisa memantau objek hingga jarak 200 meter, kemudian ada HiWin Technologies yang diserahkan untuk proses produksi sistem kemudi presisi digital.