Ada Vaksinasi Berbayar, Stafsus Menteri BUMN: Gratis Tetap Jalan

·Bacaan 1 menit

VIVA – PT Kimia Farma Tbk menyediakan vaksinasi berbayar dalam program Vaksinasi Gotong Royong (VGR) individu. Tahap awal, layanan ini bisa diperoleh di 8 klinik Kimia Farma di Jawa dan Bali.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan, penyediaan layanan vaksinasi berbayar tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19.

"Kementerian Kesehatan sudah keluarkan aturan teknis VGR (vaksinasi gotong royong) diperbolehkan tidak hanya untuk perusahaan tapi individu," kata Arya kepada wartawan, Minggu 11 Juli 2021.

Baca juga: Daerah yang Bakal Turun Hujan Lebat Disertai Petir

Dengan demikian, Arya melanjutkan, setelah aturan ini keluar, Kimia Farma dalam beberapa hari belakangan sudah menyiapkan teknis pelaksanaannya. "Supaya secepatnya bantu herd immunity," katanya.

Ia menegaskan bahwa vaksinasi gotong rotong tidak hanya untuk perusahaan tapi juga bagi masyarakat yang mau mendapatkan vaksin dengan cara membayar..

"Tujuannya vaksinasi semakin cepat dilaksanakan. Jadi banyak pilihan," ujarnya.

Meski begitu, Arya menyebut bahwa program vaksin gratis yang dijalankan pemerintah akan tetap berjalan.

"Tetap yang namanya vaksin gratis pemerintah tetap berjalan, seperti di Jakarta. Semua lokasi vaksin gratis bisa diakses masyarakat," katanya.

Untuk itu, dia menegaskan program vaksinasi gotong royong untuk individu ini dilakukan supaya vaksinasi bisa dikerjakan dengan cepat.

"Jadi ini adalah bagian dari langkah-langkah supaya vaksinasi bisa dikerjakan secara cepat, herd immunity tercapai," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel