Ada Varian Baru Virus COVID-19, Menkes Teliti Pola Penyebarannya

Daurina Lestari, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku belum bisa berkomentar terlalu jauh mengenai perkembangan mutasi virus COVID-19, yang awal mula merebak di Inggris. Untuk Indonesia, kata Budi, pihaknya masih membahas dengan para ahli.

"Apakah virus (varian baru) ini ada di Indonesia? Sampai sekarang kami belum tahu," ujar Budi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa 29 Desember 2020.

Budi mengatakan, untuk menemukan varian virus baru perlu dilakukan pemeriksaan. Pihaknya juga sudah melibatkan sejumlah lembaga untuk mendeteksi hal itu, termasuk ke Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

"Kita lakukan rutin genome sequencing dan kita akan kerja sama dengan lab internasional untuk melihat dan mengetahui pola penyebaran," kata mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negarai tersebut.

"Kami akan bekerja sama, bertukar informasi, dan proses kerja," sambungnya.

Baca juga: Viral Antrean WNA di Bandara Soetta Tanpa Jaga Jarak

Budi menjelaskan, varian virus baru ini cepat menular, namun belum ada pembuktian mutasi virus tersebut menyebabkan sakit lebih parah.

"Ketiga, virus ini sudah terbukti bisa dideteksi dengan alat deteksi yang ada, yakni swab test antigen atau swab test PCR. Jadi tiga hal itu yang kami peroleh dari para ahlinya," kata dia. (ren)