Ada yang Lebih Dalam dari Inti Bumi

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Para peneliti menemukan bahwa inti Bumi bukanlah bagian terdalam dari planet kita. Secara tradisional, ilmu pengetahuan mengatakan jika Bumi memiliki empat lapisan utama. Keempatnya adalah kerak Bumi, mantel Bumi, inti luar Bumi, dan inti dalam Bumi.

Pengetahuan tentang apa yang ada di bawah kerak Bumi telah diketahui dari apa yang diungkapkan oleh gunung berapi dan gelombang seismik. Dari pengamatan tidak langsung ini para ilmuwan telah menghitung bahwa inti bagian dalam sangat panas, suhunya melebihi 5.000 derajat Celcius atau satu persen dari total volume Bumi.

Baca: Mars Itu Lubang Neraka, Nyawa Manusia Melayang dalam 60 Detik

Ahli Geofisika Joanne Stephenson bersama timnya mengaku telah menemukan lebih banyak bukti bahwa inti dalam Bumi mungkin memiliki dua lapisan berbeda, seperti dilansir dari laman Science Alert, Jumat, 5 Maret 2021.

Stephenson dan tim menggunakan algoritma pencarian untuk menjaring dan mencocokkan ribuan model inti dalam Bumi dengan data yang diamati selama beberapa dekade tentang berapa lama gelombang seismik melakukan perjalanan melalui Bumi yang dikumpulkan oleh International Seismological Centre.

Di bawah sana, para tim peneliti melihat beberapa model anisotropi inti dalam atau perbedaan susunan material mengubah sifat gelombang seismik. Sementara beberapa model menghasilkan materi dari saluran inti dalam gelombang seismik, lebih cepat sejajar dengan ekuator.

Ditemukan juga pendapat lain, campuran bahan memungkinkan gelombang lebih cepat sejajar dengan sumbu rotasi Bumi. Meski begitu, ada argumen tentang tingkat perbedaan yang tepat pada sudut tertentu.

Studi ini gagal menunjukkan variasi di inti dalam Bumi tetapi menemukan ada perubahan arah lambat ke sudut 54 derajat dengan arah gelombang yang lebih cepat berjalan sejajar dengan sumbu.

"Kami menemukan bukti perubahan dalam struktur besi yang menunjukkan kemungkinan adanya dua peristiwa pendinginan terpisah dalam sejarah Bumi," kata Stephenson. Detail dari peristiwa besar ini masih sedikit misteri namun para peneliti telah menambahkan potongan teka-teki lain terkait pengetahuan tentang inti Bumi.

Temuan baru ini dapat menjelaskan mengapa beberapa bukti eksperimental tidak konsisten dengan model struktur Bumi saat ini. Kehadiran lapisan terdalam telah diduga selama beberapa waktu di mana inti dalam Bumi memiliki struktur yang berbeda.