Adaptasi Selera Lokal, Ada Kondom Rasa Mi Goreng dan Cimol Pedas

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Anda pasti sudah mendengar kondom aneka rasa seperti stoberi maupun permen karet. Namun, bagaimana dengan kondom dengan beberapa varian yang tengah digandrungi saat ini seperti mi goreng, kopi susu kekinian, dan cimol pedas?

Beradaptasi dengan selera kuliner lokal masyarakat Indonesia, merek kondom Fiesta meluncurkan varian baru dengan rasa makanan dan minuman yang tengah hit itu. Dengan alasan itulah Fiesta meluncurkan varian aroma mi goreng, cimol pedas, dan kopi susu kekinian.

Selain soal rasa yang hit, ada alasan lain dari merek ini menjajal varian kondom terbarunya itu. Yakni untuk menerobos stigma negatif soal kondom.

"Kita menggabungkan selera kuliner lokal kekinian untuk memecahkan stigma negatif soal kondom sehingga membuat masyarakat menjadi lebih nyaman dan menambah pengalamanyang seru dan berbeda ketika menggunakannya," kata David Dwi Santoso, Brand Manager Kondom Fiesta.

Mi goreng dan kopi susu kekinian memang makanan dan minuman idola banyak orang. Namun, soal varian kondom rasa cimol pedas, hal ini muncul karena dilontarkan oleh cuitan @_geraldgerald_ di Twitter beberapa saat lalu.

“Latar belakang kami membuat varian rasa Spicy Cimol adalah kami berkolaborasi dan mewujudkan ide dari Gerald Liu (@_geraldgerald_) yang pernah melontarkan tweet untuk membuat fiesta kondom dengan rasa cimol pada tahun 2019 silam," kata David dalam keterangan resmi yang diterima Liputan6.com.

Penggunaan Kondom Cegah Penularan Infeksi Menular Seksual

Dengan mengikuti tren kuliner lokal yang tengah hit, Fiesta menuturkan bahwa mereka membawa misi agar penggunaan kondom bisa terasa lebih seru. Sehingga misi untuk menekan angka kehamilan yang tidak direncanakan serta mencegah infeksi menular bisa terjadi.

"Kami berharap dengan adanya varian ini akan menambah keseruan masyarakat untuk mau menggunakan kondom sebagai alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan tidak direncanakan, mencegah infeksi menular seksual, dan mencegah penularan HIV/AIDS," kata David.

Simak Juga Video Menarik Berikut