Adhi Karya Raih Kontrak Baru Rp 12,6 Triliun hingga Oktober 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) telah mengantongi kontrak baru senilai Rp 12,6 triliun hingga akhir Oktober 2021. Direktur SDM Adhi Karya, Agus Karianto mengungkapkan, raihan kontrak baru naik 68 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 7,5 triliun.

"Kalau dibandingkan realisasi oktober 2020 naik signifikan 68 persen, karena realisasi di Oktober 2020 baru Rp 7,5 triliun. Sedangkan saat ini kita sudah mencatatkan Rp 12,6 triliun," imbuh Agus,” kata Agus dalam paparan publik Perseroan, Rabu (17/11/2021).

Rincian kontrak baru terdiri dari infrastruktur sebesar Rp 5,5 triliun, proyek-proyek gedung senilai Rp 3,3 triliun, properti sekitar 1 triliun, manufaktur sekitar Rp 400 miliar dan semlter Rp 1,8 triliun. Sampai akhir tahun ini, Adhi Karyaoptimistis perolehan kontrak baru mampu bertumbuh hingga 20 persen.

"Sampai dengan akhir tahun kami masih memproyeksikan perolehan kontrak baru akan meningkat sekitar 20 persen dari tahun lalu. Di mana ADHI membukukan Rp 19,7 triliun,” kata Agus.

Selain itu, ADHI juga terus memaksimalkan kinerja melalui pelaksanaan pembangunan proyek strategis nasional. Antara lain Jalan Tol Sigli-Banda Aceh sepanjang 74,2 km dengan progres per November 2021 sebesar 76,4 persen.

Berikutnya, terdapat proyek pembangunan Prasarana LRT Jabodebek sepanjang 44,5 km dengan perkembangan per November 2021 sebesar 88,1 persen, dan proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A dengan perkembangan per November 2021 sebesar 23,5 persen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gerak Saham ADHI

Pengunjung melintas di papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pengunjung melintas di papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pada penutupan perdagangan saham Rabu, 17 November 2021 sesi pertama, saham ADHI naik 1,83 persen ke posisi Rp 1.115 per saham. Saham ADHI dibuka naik lima poin ke posisi Rp 1.100 per saham.

Saham ADHI berada di level tertinggi Rp 1.125 dan terendah Rp 1.090 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.846 kali dengan volume perdagangan 141.149. Nilai transaksi Rp 15,7 miliar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel