Adhi Karya Raup Laba Bersih Rp 8,28 Miliar pada Semester I 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencatat kinerja keuangan beragam pada semester I 2021. Perseroan mampu mencetak pertumbuhan laba bersih, tetapi pendapatan usaha turun.

PT Adhi Karya Tbk mencatat pendapatan usaha Rp 4,44 triliun selama enam bulan pertama 2021. Pendapatan usaha ini turun 19,50 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 5,52 triliun. Beban pokok pendapatan tercatat turun dari Rp 4,72 triliun pada semester I 2020 menjadi Rp 3,77 triliun hingga 30 Juni 2021.

Laba bruto tercatat turun 15,90 persen dari Rp 799,51 miilar pada semester I 2020 menjadi Rp 672,33 miliar pada semester I 2021.

Perseroan menurunkan sejumlah beban pada semester I 2021. Beban penjualan turun dari Rp 10,46 miliar pada semester I 2020 menjadi Rp 6,98 miliar pada semester I 2021. Beban umum dan administrasi turun menjadi Rp 327,33 miliar pada semester I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 377,14 miliar. Hal itu membuat beban usaha susut 13,74 persen dari Rp 387,60 miliar pada semester I 2020 menjadi Rp 334,32 miliar pada semester I 2021.

Laba usaha perseroan turun 17,94 persen menjadi Rp 338 miliar pada semester I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 411,90 miliar. Perseroan mencatat laba ventura bersama naik dari Rp 38,94 miliar menjadi Rp 139,96 miliar pada semester I 2021.

PT Adhi Karya Tbk mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 8,28 miliar pada semester I 2021. Pencapaian itu tumbuh 19,94 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 6,90 miliar. Laba per saham dari dari Rp 1,94 pada semester I 2020 menjadi Rp 2,33 pada semester I 2021.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Total Ekuitas dan Gerak Saham

Pengunjung melintas dekat layar monitor pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (2/1). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan saham 2019 menguat 10,4 poin atau 0,16% ke 6.204. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pengunjung melintas dekat layar monitor pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (2/1). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan saham 2019 menguat 10,4 poin atau 0,16% ke 6.204. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Total ekuitas naik dari Rp 5,57 triliun pada Desember 2020 menjadi Rp 5,58 triliun pada 30 Juni 2021. Total liabilitas tercatat naik menjadi Rp33,34 triliun pada 30 Juni 2021 dari periode Desember 2020 Rp 32,5 triliun.

Total aset naik menjadi Rp 38,83 triliun pada 30 Juni 2021. Perseroan kantongi kas dan setara kas sebesar Rp 670,93 miliar pada 30 Juni 2021.

Pada penutupan perdagangan Selasa, 3 Agustus 2021, saham ADHI naik 2,86 persen menjadi Rp 720 per saham. Saham ADHI naik 10 poin ke posisi Rp 710 per saham. Saham ADHI berada di level tertinggi Rp 720 dan terendah Rp 700. Total frekuensi perdagangan 1.664 kali. Nilai transaksi Rp 8,4 miliar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel