Adhi Karya Terbitkan Obligasi Rp 673,50 Miliar, Ini Rincian Penggunaan Dananya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) akan menawarkan obligasi berkelanjutan III tahap II 2021 senilai Rp 673,50 miliar. Obligasi tersebut bagian dari penawaran umum berkelanjutan obligasi berkelanjutan III dengan target dana yang akan dihimpun Rp 5 triliun.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/7/2021), PT Adhi Karya Tbk menawarkan obligasi berkelanjutan III tahap II tahun 2021 dengan dua seri. Pertama, seri A dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp 200 miliar. Tingkat bunga tetap sebesar 7,5 persen per tahun berjangka waktu 370 hari hari kalender sejak tanggal emisi.

Kedua, seri B dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp 473,500 miliar dengan tingkat bunga tetap 9,55 persen per tahun berjangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi.

Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan dengan bunga obligasi pertama akan dibayarkan pada 29 Oktober 2021. Sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus dengan pelunasan obligasi akan dibayarkan pada 9 Agustus 2022 untuk obligasi seri A dan 29 Juli 2024 untuk obligasi seri B. Pelunasan masing-masing seri obligasi akan dilakukan secara penuh pada saat jatuh tempo.

Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) idA-. PT Adhi Karya Tbk akan menggunakan dana penawaran obligasi sekitar 60 persen untuk belanja modal berupa aset tetap dan penyertaan proyek investasi infrastruktur yang merupakan pihak terafilasi dengan perseroan dan pihak swasta yang tidak terafiliasi dengan perseroan.

Sisanya sekitar 16 persen untuk refinancing, dan 24 persen untuk modal kerja proyek infrastruktur.

Adapun obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harga kekayaan perseroan baik barang bergerak dan tidak bergerak, baik yang telah ada dan yang akan ada di kemudian hari menjadi jaminan bagi pemegang obligasi ini.

Jadwal Penawaran Obligasi

Pekerja menyelesaikan pembangunan jalur kereta ringan atau LRT Jabodebek rute Cawang-Dukuh Atas di Cawang, Jakarta, Senin (29/4/2019). Menurut PT Adhi Karya selaku kontraktor pelaksana proyek LRT, pembangunan jalur LRT mencapai 47,95 persen (data per akhir Maret 2019). (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pekerja menyelesaikan pembangunan jalur kereta ringan atau LRT Jabodebek rute Cawang-Dukuh Atas di Cawang, Jakarta, Senin (29/4/2019). Menurut PT Adhi Karya selaku kontraktor pelaksana proyek LRT, pembangunan jalur LRT mencapai 47,95 persen (data per akhir Maret 2019). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Adapun jadwal penawaran obligasi antara lain tanggal efektif pada 11 November 2020, masa penawaran umum 22-26 Juli 2021, tanggal penjatahan pada 27 Juli 2021.

Kemudian tanggal pengembalian uang pemesanan dan distribusi obligasi secara elektronik pada 29 Juli 2021 dan pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 30 Juli 2021.

Dalam penerbitan obligasi ini, perseroan telah menunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi dan penjamin emisi obligasi antara lain PT Bahana Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas dan PT Sucor Sekuritas. Yang bertindak sebagai wali amanat obligasi PT Bank Mega Tbk.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel