Adidas akan Jadi Sponsor Klub Sepak Bola Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Perusahaan peralatan olahraga asal Jerman, Adidas, berencana menjadi sponsor beberapa klub sepak bola Indonesia. Senior Brand Activation Manager Adidas Indonesia, Monica Ang di Jakarta Selasa (6/12) mengatakan, saat ini pihaknya terus mengkaji beberapa klub yang dinilai bisa melakukan kerja sama.

"Saat ini kami masih menyeleksi klub-klub yang ada di Indonesia," katanya di sela pengenalan bola khusus untuk kejuaraan UEFA Euro 2011 yaitu Tango 12.

Menurut dia, rencana kerja sama dengan klub sepak bola yang ada di Indonesia baru tahap awal. Masih banyak hal yang harus dibicarakan sehingga belum bisa ditetapkan klub mana dan kapan pelaksanaan kerja sama dilakukan.

Jika benar-benar mensponsori klub di Indonesia, maka jumlah produsen peralatan olahraga akan bertambah. Sebelumnya sudah ada Reebok, Diadora, Lotto, Joma serta produsen lokal yaitu League dan Specs.

Adidas selama ini telah mensposori klub-klub besar dari seluruh dunia mulai dari Real Madrid dari Spanyol, Chelsea dan Liverpool dari Inggris, Bayer Munchen dari Jerman serta AC Milan dari Italia.

Selain itu raksasa produsen peralatan olahraga asal Jerman itu juga mensponsori beberapa timnas. Saat ini ada enam timnas yang disponsori dan akan turun pada babak final UEFA Euro 2012 di Polandia dan Ukraina di antaranya adalah Jerman dan Spanyol.

Pada event empat tahunan itu, Adidas juga mendapatkan kepercayaan menjadi official match ball UEFA Euro 2012. Bola yang akan digunakan adalah Tango 12.

Untuk menghasilkan bola ini dibutuhkan waktu selama dua tahun untuk melakukan riset yang melibatkan pemain, federasi serta klub elite. "Bola ini juga diujicobakan ke 16 tim yang turun di Euro 2012 nanti. Masing-masing tim mendapatkan jatah 30 bola," kata Monica Ang menambahkan.

Khusus di Indonesia, Tango 12 juga telah dicoba oleh beberapa orang undangan termasuk pemain timnas Indonesia, Patrich Wanggai dan Oktovianus Maniani. Ujicoba sendiri dilakukan di Stadion Lebak Bulus Jakarta.


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.