Adik Mendiang Deddy Dores Gandeng Nazi, Pedagang Bakso Jadi Penyanyi Slow Rock

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Satu lagi penyanyi pendatang baru, Nazi meramaikan blantika musik Tanah Air dengan single terbarunya berjudul "Terlepas". Lagu ini merupakan ciptaan dari adik mendiang Deddy Dores, Yonni Dores.

Yonni Dores mengaku terkesima saat mendengar Nazi pertama kali bernyanyi. Kala itu, ia tengah bertemu dengan pemilik label musik Seven Stars Records, Riccardo Mazzoni.

Pemilik nama asli Muhammad Nazi, yang semula berprofesi sebagai tukang bakso di Bandung merasa beruntung bertemu dengan Riccardo Mazzoni.

Tak Menyangka

Nazi (Foto: Ist)
Nazi (Foto: Ist)

Sementara Nazi, menyambut senang bisa menyanyikan lagu milik Yonni Dores. Ada kebanggaan tersendiri baginya bisa bekerja sama dengan adik mendiang Deddy Dores.

"Sangat mengasyikan waktu saya diminta datang ke studio. Cuma beberapa jam lagu "Terlepas" selesai. Itu terjadi begitu cepat, saya masih enggak percaya bahwa saya mendapat kesempatan untuk bekerja dengan adik penulis lagu legendaris Indonesia, Yonni Dores," ungkap Nazi, melalui keterangan tertulis, belum lama ini.

Beri Satu Lagu

Deddy Dores - Yonni Dores (Foto: Instagram/@deddydoresfc @samisami.time)
Deddy Dores - Yonni Dores (Foto: Instagram/@deddydoresfc @samisami.time)

Bagi Yonni Dores, bukan tanpa alasan ia memberikan lagu ciptaannya untuk Nazi.

"Waktu itu saya bertemu Riccardo, dan dia meminta saya untuk mendengarkan Nazi nyanyi "Oh Mengapa". Suaranya bagus banget, dari situlah saya memberikan lagu ciptaan saya ini," sambung Yonni Dores.

Bertahan

Riccardo Mazzoni optimistis bahwa Nazi bisa bertahan di dunia entertainment, di bawah asuhan label musik miliknya. Apalagi ini bukan single perdana untuknya.

"Saya pikir kerja sama ini akan bertahan lama dan suasananya tepat sekali," paparnya.

Slow Rock

Nazi memilih genre slow rock untuk musiknya. Itu pas sekali dengan Yonni Dores.

"Saya merasa seperti kembali ke masa ketika saya sedang menulis lagu dengan saudara saya tercinta Deddy Dores. Saya merasa bahwa Nazi ini benar-benar dapat memiih segmen musik slow rock, musik romantis yang saya spesialiskan," pungkas Yonni Dores.