Adik Zuckerberg Protes Kebijakan Foto Facebook

TEMPO.CO , Jakarta:Adik pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, Randi Zuckerberg, mengungkapkan keluahan atas foto dirinya yang diunggah dari laman jejaring sosial terbesar sedunia Facebook. 

Menurut situs Buzzfeed, adik pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, Randi mengeluh lewat twitter mengenai foto yang dia unggah ke akun Facebooknya. Dia mengeluh setelah foto persiapan natal keluarganya tersebut diposting oleh seseorang bernama Callie Schweitzer.

Randi seperti tak senang ketika Callie memposting foto itu. Melalui akun twitter @randizuckerberg, dia menulis komentar, yang sudah dihapus, terhadap Callie di @cschweitz pada Rabu, 26 Desember 2012. "Tidak tahu kamu dapat darimana foto tersebut. Aku mengunggahnya hanya untuk teman-temanku di Facebook saja. Caramu mengunggah di Facebook tidak keren."

Callie membalas komentar tersebut. "Aku hanya berlangganan akunmu dan foto tersebut ada di bagian teratas lini masa ku. Sungguh aku minta maaf, tapi itu muncul di lini masa dan terlihat di publik."

Lalu Randi merespon kembali.  "Aku pikir kamu mengunggah foto tersebut karena kamu berteman dengan saudaraku lain yang ikut ditandai dalam foto ini. Terimakasih atas permintaan maaf ini, Aku hanya sensitif untuk foto pribadi yang kemudian menjadi berita."

Lalu pada sekitar satu jam lalu, akun @Randizuckerberg menuliskan komentar tentang etiket di dunia maya. "Selalulah minta izin sebelum mengunggah foto teman ke dunia maya. Ini bukan soal aturan privasi ini tentang kesopanan manusia." Ternyata semua orang pernah bermasalah dengan isu privasi dari Facebook.

DIANING SARI

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.