Adios, Ramos Hapus Real Madrid dari Media Sosialnya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Sergio Ramos akhirnya benar-benar berpisah dari Real Madrid. Setelah 16 tahun, bek tangguh asal Spanyol tersebut harus mengakhiri kebersamaannya bersama Los Blancos--julukan Real Madrid.

Mulai Kamis (1/7/2021) pukul 00.01, Ramos bukan lagi pemain Real Madrid. Kontraknya telah berakhir dan Ramos bersiap menjalani petualangan baru dalam perjalanan karier sepakbola profesionalnya.

Seperti dilansir dari AS, Ramos telah menanggalkan embel-embel Real Madrid yang terdapat di akun media sosialnya. Pada bio atau profile Twitter dan Insgtaram-nya, tidak terdapat lagi status kapten Real Madrid. Informasi yang tertera di bio-nya kini hanyalah pemain sepak bola dan duta Unicef.

Belum diketahui ke mana Sergio Ramos bakal melangkah. Namun sejauh ini, banyak klub yang sudah menawarkan tempat untuknya, termasuk Paris Saint Germain (PSG) dan Manchester City. Sejauh ini belum ada kesepakatan yang tercapai sehingga Ramos pun masih berstatus 'pengangguran'.

Enggan Pergi

1. Sergio Ramos (Real Madrid) – Pria Spanyol ini mencetak gol ke-100 saat Real Madrid mengalahkan Leganes 3-0 di Copa del Rey. Bek tengah ini telah mengemas 80 gol bersama Real Madrid, 3 gol di Sevilla dan 17 gol di timnas Spanyol. (AP/Manu Fernandez)
1. Sergio Ramos (Real Madrid) – Pria Spanyol ini mencetak gol ke-100 saat Real Madrid mengalahkan Leganes 3-0 di Copa del Rey. Bek tengah ini telah mengemas 80 gol bersama Real Madrid, 3 gol di Sevilla dan 17 gol di timnas Spanyol. (AP/Manu Fernandez)

Ramos mengawali kariernya dari tim Sevilla. Dia diboyong ke Santiago Bernabeu pada tahun 2005. Sejak saat itu, Ramos belum pernah pindah klub dan telah merebut sejumlah gelar bersama Madrid.

Ramos dalam pernyataan sebenarnya masih enggan meninggalkan Real Madrid. Hanya saja, manajemen Real Madrid sepertinya tidak menginginkannya lagi. Ramos kini berstatus free transfer.

Komentar Ramos

"Saya sebenarnya tidak ingin pergi," kata Ramos. "Klub menawarkan saya tambahan setahun lagi dengan potongan gaji, tapi saya meminta dua tahun. Bukan untuk uang, tapi kelanjutan nasib saya dan keluarga. Isu ekonomi tidak pernah menjadi masalah," beber Ramos menambahkan.

"Lalu saya akhirnya sepakat untuk menandatangani kesepakatan yang saya pikir masih ada di meja. Tapi mereka berkata, itu sudah tidak di sana lagi," Ramos menambahkan.

Saksikan juga video menarik di bawah ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel