AEI Menilai Target BEI Tambah 30 Emiten Baru Tidak Realistis

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Antara
    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Yogyakarta (Antara)- Pemerintahan baru mendatang perlu menaikkan kembali harga bahan bakar minyak bersubsidi secara bertahap untuk mengurangi pembengkaan subsidi bahan bakar itu, kata ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetyantono. "Subsidi sulit dihilangkan sama sekali. Yang bisa dilakukan adalah secara bertahap dikurangi," kata Tony di Yogyakarta, Selasa. Ia merekomendasikan kenaikan harga subsidi bahan bakar minyak (BBM) dilakukan dengan menaikkan harga dengan kisaran Rp1.000-Rp1.500 …

  • AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    Merdeka.com
    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    MERDEKA.COM. PT Angkasa Pura II bersiap mengembangkan bandar udara berkonsep kebun binatang di Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi. Kementerian Perhubungan langsung mengkaji rencana itu, karena berkaitan dengan keselamatan penerbangan.Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan mengaku baru mendengar proposal AP II itu. Dia mempersilakan operator bandara berkreasi dengan konsep layanan penerbangan, asal keamanan terjamin. ... …

Laporan Wartawan Tribun Jakarta Arif Wicaksono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Target Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun depan untuk jumlah emiten untuk melantai di lantai bursa dinilai tidak realistis.Target BEI itu akan sulit terealisasikan.

Hal ini disampaikan, Ketua Asosiasi Emiten Indonesia, Airlangga Hartato, yang menilai bahwa target 30 buah emiten tidak akan tercapai pada tahun depan. Minimnya jumlah ini karena banyaknya tantangan pada tahun depan.

"Selalu saja begitu target tahun ini juga tidak tercapai jadi kalau kita lihat keberanian untuk melakukan IPO sangat terbatas, jadi saya kira 25 emiten sudah realistis untuk tahun depan," katanya katanya dalam seminar Economic Review Evaluasi 2012 dan Prospek 2013, di Jakarta, (13/12/2012).  

Namun, kondisi makro ekonomi akan menarik banyak investor di instrumen pasar modal sehingga kapitalisasi pasar di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan terus menaik sampai dengan tahun depan.

Ia mengatakan ada beberapa potensi yang menimbulkan hal ini, yaitu karena adanya iuran yang dibebankan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan kenaikan upah buruh. Kedua faktor ini akan memengaruhi keberanian perusahaan untuk terjun ke bursa saham dan kenaikan upah buruh.

"Selain beresiko, banyaknya rintangan industri ke depan jadi sebaiknya adalah adanya sosialisasi yang dilakukan secara terus menerus kepada industri pasar modal," katanya.

Sementara itu Ito Warsito, direktur Utama, BEI, menilai bahwa target tidak tercapai karena adanya peralihan pelepasan saham perdana pada tahun ini dari yang 34 perusahaan hanya 23 nya yang sudah terealisasi pada tahun ini."Sisanya pada tahun depan,"kata Ito.  (*)

BACA JUGA:

  • IPO BUMN Masih Terkendala Pemegang Saham
  • Uang Tak Jelas Sumbernya Berhamburan di Tahun...
  • Inilah yang Menyebabkan Kebijakan Energi Nasi...


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...