Aflah Fadlan belum mampu tembus final 1.500m gaya bebas Olimpiade

·Bacaan 1 menit

Perenang Indonesia Aflah Fadlan Prawira belum mampu menembus final 1.500m gaya bebas putra Olimpiade Tokyo setelah gagal pada babak penyisihan dalam pertandingan yang digelar di Tokyo Aquatics Center, Jumat.

Fadlan finis di urutan ketiga pada Heat 1, mencatatkan waktu 15 menit 29,94 detik, terpaut 22,25 dari Daniel Wiffen dari Irlandia, yang berada di posisi pertama dengan catatan waktu 15:27,37.

Sementara, di urutan kedua ada Marcelo Acosta dari El Salvador yang finis 15:27,37, demikian catatan resmi Olimpiade.

Baca juga: Fadlan dan Azzahra terhenti di babak penyisihan Olimpiade Tokyo

Meski begitu, perenang berusia 23 tahun itu unggul pada 200 meter pertama dengan konsisten berada di peringkat pertama. Namun, saat menyentuh dinding 250m, dia harus merelakan posisinya untuk Wiffen dan berada di urutan kedua.

Saat menyentuh 750m, Fadlan, yang berada di lintasan 4, kembali tersalip, dengan Acosta berada di urutan kedua. Fadlan kemudian berada di urutuan ketiga, dan terus berada di posisi tersebut hingga finis.

Delapan perenang dengan catatan waktu terbaik di nomor 1.500m gaya bebas putra akan melaju ke babak final. Namun, dengan catatan waktu yang ditorehkan, Fadlan belum mampu menembus final.

Sebelumnya, Sabtu, Fadlan bertanding di nomor 400m gaya bebas putra. Atlet kelahiran Cirebon itu juga gagal melaju ke final setelah kandas pada babak penyisihan. Mencatatkan waktu 3:55,08, Fadlan berada di posisi ke-29 secara keseluruhan.

Pada Sabtu lalu, perenang Indonesia Azzahra Permatahani juga mengikuti nomor 400m gaya ganti perorangan putri. Namun, dia juga belum mampu menembus babak final dengan catatan waktu 4 menit 54,54 detik.

Baca juga: Fadlan dan Azzahra ditargetkan pertajam rekornas di Olimpiade Tokyo
Baca juga: Empat negara berbagi emas renang, Schoenmaker pecahkan rekor dunia
Baca juga: "Ratu kupu-kupu" China catatkan rekor Olimpiade renang 200m

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel