Afsel Umumkan Nama Pejabat yang Terlibat Korupsi

Johannesburg (AFP/ANTARA) - Afrika Selatan akan mengumumkan nama sejumlah pejabat layanan publik yang terbukti melakukan korupsi, kata seorang menteri kabinet pada Minggu, di tengah kritik otoritas yang terlalu lunak terhadap korupsi.


“Dalam beberapa hari mendatang, kami akan mempublikasikan semua nama-nama orang yang terbukti melakukan kasus korupsi, dan semua pihak yang asetnya telah dibekukan atau telah disita negara,” kata Menteri Kehakiman Jeff Radebe.


Pihak berwenang akan menunjuk dan akan mempermalukan para pejabat itu “sehingga masyarakat akan mengetahui apel busuk dari masyarakat Afrika Selatan,” tambahnya.


Pemerintah berada di bawah tekanan untuk menjadi lebih ketat terhadap orang-orang yang mencuri dana masyarakat.


“Aset pidana dari 59 orang, sebesar 816 juta rand (sekitar Rp890,9 miliar) sudah dibekukan,” kata Radebe.


Namun korupsi menjadi semakin buruk di negara itu, menurut NGO yang menangani masalah korupsi, Transparency International. Afrika Selatan turun lima tempat ke peringkat ke-69 dalam Corruption Perceptions Index organisasi itu tahun lalu.


Kasus korupsi berat terjadi di tingkat kota, menurut laporan Corruption Watch Afsel.


Sejak 2004, lebih dari 1.500 pejabat dipecat karena korupsi, namun proses tawar-menawar pemerintah yang paling tersembunyi tidak pernah dilaporkan, menurut Komisi Layanan Publik.(kn/pt)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.