Agen BBM Pertamina Diluncurkan

  • Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Merdeka.com
    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meneruskan gagasan yang sudah dicetuskan sejak era Menteri Tanri Abeng, yakni meleburkan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menjadi anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Keduanya adalah bank pelat merah yang telah melantai di bursa saham. …

  • IPW Temukan Kejanggalan Akuisisi BTN oleh Mandiri

    Antara

    Jakarta (Antara) - Indonesia Property Watch menemukan kejanggalan rencana akuisisi atau mengalihkan saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) oleh pemerintah kepada PT Bank Mandiri TBK. "Banyak kejanggalan, pertama, sebelum ada rencana akuisisi ini, `fit and proper test` (uji kelayakan dan kepatutan) ini masih belum matang, tiba-tiba penggantinya ada dan ada surat dari Kementerian BUMN," kata DIrektur Eksekutif IPW Ali Tranghanda dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin. ... …

  • Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    TRIBUNnews.com
    Agus Marto: BI Hanya Awasi Prudensial

    TRIBUNNEWS.COM - Agus menyerahkan hal tersebut kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan …

INILAH.COM, Jakarta - PT. Pertamina meluncurkan Agen BBM Pertamina yang akan melayani pembelian BBM Solar non subsidi bagi kendaraan instansi pemerintah, BUMD, BUMN, dan kendaraan milik industri pertambangan dan perkebunan di seluruh Indonesia.

Agen BBM Pertamina akan berupa mobil tangki berkapasitas 5.000 - 8.000 liter Solar yang dilengkapi dengan meter arus, pompa produk dan nozzle sehingga dapat beroperasi layaknya SPBU yang sifatnya mobile atau bergerak.

Peluncuran Agen BBM Pertamina tersebut merupakan bagian dari inisiatif korporasi Pertamina untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mengendalikan konsumsi BBM Bersubsidi.

“Proses pemilihan agen telah tuntas dan selama dua pekan ke depan akan ditindaklanjuti dengan persiapan armada. Pertengahan Juni nanti, kami harapkan akan terdapat 65 armada Agen BBM Pertamina yang akan beroperasi di seluruh Indonesia,” tutur Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya Yuktyanta ketika meresmikan peluncuran Agen BBM Pertamina di Kantor Pusat Pertamina Jakarta Kamis (31/5/2012).

Armada-armada Agen BBM Pertamina tersebut tersebar di Sumatera (12 armada), DKI-Jawa Barat-Banten (6 armada), Jateng-Jatim-Balinus (21 armada), Kalimantan (20 armada), dan Sulawesi-Papua-Maluku (6 armada). Sampai dengan akhir tahun diproyeksikan akan terdapat 200 armada sejenis yang akan beroperasi di seluruh Indonesia.

Hanung menegaskan Pertamina tetap berkomitmen untuk mematuhi kuota BBM Bersubsidi 2012 yang ditugaskan kepada perusahaan. Selain meluncurkan Agen BBM Pertamina, perusahaan juga telah menerapkan sistem pengawasan BBM Bersubsidi POS (point of sales) seperti di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sebanyak 110 titik untuk memonitor, merekam pembelian BBM Bersubsidi di setiap kendaraan baik volume, waktu, lokasi SPBU, kewajaran pembelian dan termasuk juga identitas kendaraan pelanggan.

Pertamina juga menggenjot pengembangan SPBU yang khusus menyediakan BBM non subsidi di berbagai daerah, dan telah terdapat sekitar 21 SPBU yang khusus menyediakan Solar non subsidi. Pertamina kini memiliki 5 SPBU Pertamax Series di Jabodetabek dan Bali yang diharapkan akan terus bertambah.

“Pertamina siap melaksanakan kebijakan pemerintah untuk pengaturan BBM  bersubsidi. Pertamina telah menyiapkan berbagai infrastruktur untuk mendukung kebijakan tersebut yang meliputi penyiapan depot BBM, mobil tanki, dan SPBU yang dimulai sejak pertengahan 2010,” pungkasnya. [rus]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...