Agnes Monica Tiru Emoticon di WA  

TEMPO.CO, Jakarta - Di-bully salah kostum tak membuat penyanyi Agnes Monica mati gaya (Baca: Begini Pakaian Agnes Monica saat Tampil di Tokyo dan Agnes Monica Langganan 'Saltum'). Usai kembali dari menjadi perwakilan Indonesia dalam rangka menyambut 40 tahun hubungan negara ASEAN dan Jepang di NHK Hall Tokyo, Jepang, Agnes kembali "beraksi". Kali ini aksinya dilakukan di Instagram.

Agnes mencoba menirukan mimik beberapa emoticon yang terdapat di aplikasi WhatsApp-nya di sana. Agnes tampak tampil natural alias wajah yang tanpa make-up tebal. Hasilnya, pemilik nama asli Agnes Monica Muljoto kelahiran Jakarta, 1 Juli 1986, itu justru kelihatan manis.

Dalam Instagram tersebut, penyanyi yang resmi go internasional melalui peluncuran single Coke Bottle-nya di salah satu radio Amerika Serikat bernama Power 106 FM ini,  menyajikan perubahan emoticon disesuaikan dengan mimik wajahnya. Mulai dari mimik tersenyum, kaget, meledek, tertawa kecil, sampai tertawa ngakak. Mimik emoticon-nya ini justru dianggap lucu dan menuai pujian.

"Emoticon WA-nya Agnes lucu. Saya suka dengan penampilan Agnes, ini sangat good dan memang begini karakter aslinya," tulis pemilik akun @Wirdana.

Kemudian, ada juga cuitan dari @DarllySmith, "Agnes angkat banyak jempol untuk ide kreatifnya!"

HADRIANI P

Topik Terhangat

Sitok Dituduh Hamili Wanita | HIV/AIDS dan Kondom | Kecelakaan Paul Walker | Polwan Berjilbab | Jokowi Nyapres |

Berita Terpopuler

9 Gaya Panggung Agnes Monica yang Bikin Heboh

Sandra Dewi Kepergok Mojok dengan Edgard di Kafe 

Pacari Sandra Dewi, Fans Club Edgar Senang 

Dari Mana Asal Pacar Sandra Dewi? 

Demi Paul Walker, Vin Diesel pun Pidato ...

 

 

 

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.