Agya-Ayla Dipasarkan karena Prediksi 1,8 Juta Konsumen

Program LCGC menjadi sesuatu yang menarik bagi konsumen Indonesia. Tak hayal, sejumlah produsen sudah bersiap diri merengkuh pasar subur tersebut. Tentu tanpa mengesampingkan konsumen utama mereka adalah kalangan menengah.

Astra Daihatsu Motor dalam pandangannya sudah memperkirakan bahwa calon mobil murah Agya-Ayla akan menjadi pilihan menarik di antara produk seperti Mirage dan Brio dengan standar harga yang sudah diturunkan mengikuti skema LCGC.

"Setidaknya ada 30 juta orang di kelas menengah untuk saat ini. Lalu jumlah itu terbagi lagi ke dalam kelas-kelas (menengah atas, sedang, dan bawah). Misalnya saja 6 persen dari itu mampu membeli mobil di bawah Rp 100 juta (1,8 juta orang)," ungkap Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra yang juga menyebut bahwa angka itu akan diperebutkan bersama produsen-produsen lain yang mengeluarkan produk di segmen serupa.

Pasar mobil di bawah Rp 100 juta antara lain akan diperebutkan Tata Nano, Honda Brio (dirumorkan akan ada versi LCGC), Mitsubishi Mirage, dan Suzuki Alto, selain duo Agya-Ayla.

Pihak pemasar Agya-Ayla sendiri sudah berani buka kesempatan pemesanan unit dengan uang tanda jadi Rp 1 juta (Astra Daihatsu Ayla) dan Rp 5 juta (Astra Toyota Agya). Sementara itu, Mitsubishi Mirage sudah dijual dengan harga start Rp 139 juta, sedangkan Alto disebut masih menunggu program LCGC tuntas.

Pihak Astra Daihatsu Motor sendiri memberi target penjualan realistis dari Ayla sebesar 3.000 unit per bulan. Jika proses LCGC lancar, bukan tidak mungkin sepupu dari Astra Toyota Agya ini akan resmi dipasarkan pada 2013.

Harga resmi dua produk yang menyedot perhatian publik Tanah Air ini memang belum diumumkan secara resmi, walau sepertinya tak lama lagi. Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi, Firmansyah dalam keterangannya menyampaikan bahwa sebagian dari program itu sudah disetujui dan sekiranya akan tuntas bulan November.

(kpl/why/vin)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.