Ahli Beberkan Tips Amankan Motor dari Maling

Krisna Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sepeda motor menjadi salah satu kendaraan, yang jadi sasaran utama pencuri. Selain mudah untuk dibawa kabur, tidak sedikit pemilik yang meninggalkannya secara sembrono.

Walau sudah dibekali dengan pengaman, namun maling motor tetap bisa menjalankan aksinya. Waktu yang dibutuhkan juga tidak lama, hanya hitungan menit.

Menyoroti soal hal itu, Instruktur Technical Service Function Wahana Honda, Mukti mengatakan bahwa tidak ada sistem pengaman yang sempurna.

“Semua tingkat keamanan motor pastinya punya peluang ditembus,” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Senin 5 April 2021.

Mukti menjelaskan, walaupun seluruh produk motor telah dibekali pengaman berupa tutup magnet di lubang kunci, hal itu tidak lantas membuat unit menjadi aman dari sasaran maling.

Menurutnya, salah satu yang bisa dilakukan oleh pemilik motor untuk memperlambat praktik pencurian yakni dengan mengubah arah setang saat dikunci.

“Ketika parkir, membalikkan setang motor ke arah kanan bisa menambah waktu pencurian. Namun, tetap dapat diakali oleh pencuri,” tuturnya.

Pada motor keluaran terbaru yang dilengkapi dengan sistem keyless, maling bisa mendapatkan akses dengan cara memalsukan sinyal sistem.

Itu sebabnya, usahakan peminjam tidak mengetahui nomor pin (barcode) bawaan, demi menekan kemungkinan pencurian dengan menggunakan operasional darurat.

Memperlambat aksi pencurian juga bisa dilakukan dengan memasang kunci pengaman tambahan, baik berupa kunci cakram, kunci tuas rem hingga gembok biasa.

“Musibah kehilangan sepeda motor bisa terjadi kapan pun pada siapa pun. Pencurian roda dua adalah satu tingkat kriminal yang banyak terjadi di seluruh wilayah,” ungkapnya.