Ahli Forensik Wajah Dilibatkan untuk Analisis Video Porno Mirip Gisel

Tasya Paramitha, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 1 menit

VIVA – Hari ini, Jumat, 20 November 2020, Polda Metro Jaya telah mendatangkan ahli forensik sebagai saksi untuk melakukan pemeriksaan terhadap video porno mirip artis Gisel. Polisi mengatakan bahwa pemeriksaan tersebut telah dilakukan pagi tadi. Namun, hasilnya belum bisa diungkap ke publik.

"Sudah. Tadi pagi sudah kita laksanakan, tapi kan enggak bisa satu hari langsung jadi," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, di Markas Polda Metro Jaya, Jumat, 20 November 2020.

Yusri pun mengatakan bahwa pihaknya akan membeberkan hasil pemeriksaan ahli forensik terhadap video porno mirip Gisella Anastasia secepatnya.

Baca Juga: Hasil Pemeriksaan Forensik Video Porno Mirip Gisel Segera Diungkap

"Kita masih menunggu hasil saksi ahli forensik untuk wajah. Ini kan tidak mudah. Nanti kalau sudah selesai, nanti kita akan sampaikan karena kan belum selesai hasilnya seperti apa," ujar Yusri.

Sebelumnya diberitakan, ahli forensik dihadirkan penyidik untuk menganalisis wajah, gorden hingga televisi yang ada di dalam video porno tersebut. Hingga saat ini, penyidik masih berupaya untuk mengetahui siapa pemeran dalam video porno yang meresahkan masyarakat itu.

Lebih lanjut, Yusri menjelaskan perkembangan kasus video porno mirip Gisel, di mana sudah ada tiga saksi ahli, dua saksi pelapor, dan tiga saksi lainnya termasuk Gisel yang menjalani pemeriksaan. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan kembali melakukan pemeriksaan sesuai perkembangan kasusnya.

"Saksi menyangkut masalah akun yg di tangan ini. Termasuk saudari G masih jadi saksi menyangkut dua akun yang masif, yang sekarang sudah dilakukan penahanan untuk kelengkapan berkas perkara," jelasnya.

Saat ditanya apakah dua saksi yang telah diperiksa terindikasi menyebarkan video itu secara masif, Yusri mengatakan pihaknya belum bisa mengatakan apa pun karena masih menunggu hasil pemeriksaan.

Sementara untuk satu akun yang diduga melakukan penyebaran video itu secara masif, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pemiliknya.

"Masih kita lakukan pengejaran terus," tambahnya.