Ahli Klaim Corona Akan Mati Sendiri Sebelum Vaksin Ditemukan

Sumiyati, Sumiyati

VIVA – Virus corona atau COVID-19 akan mereda sendiri sebelum vaksin untuk melawan penyakit ini ditemukan. Demikian klaim Profesor Karol Sikora, yang sebelumnya memimpin program kanker Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 

"COVID-19 dapat mati secara alami sebelum vaksin apa pun ditemukan," ujarnya dikutip Daily Star, Minggu, 24 Mei 2020. 

Dia mengamati terdapat pola yang sama di semua negara yang terjangkit virus ini. 

"Kita harus memperlambat virus, tetapi virus ini bisa mereda dengan sendirinya. Menurut saya, ini skenario yang layak. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi dengan pasti. Saya percaya pada situasi yang tidak diketahui. Ini adalah kemungkinan. Kita harus terus menjaga jarak dan berharap jumlahnya tidak terus meningkat," lanjut dia. 

Pekan lalu, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson memperingatkan bahwa satu-satunya solusi jangka panjang yang layak adalah vaksin atau perawatan berbasis obat. 

"Dalam skenario terburuk, kita mungkin tidak akan pernah menemukan vaksin," kata dia. 

Para ilmuwan terus mengembangkan vaksin setelah virus ini pertama kali muncul di Wuhan, China, pada akhir tahun 2019. COVID-19 telah membunuh lebih dari 300 ribu orang dan telah menginfeksi lebih dari 5 juta orang di seluruh dunia. 

Salah satu proyek yang sedang berlangsung dilakukan di Universitas Oxford, dan sukarelawan manusia telah diberi vaksin. Hasilnya, mungkin akan diketahui pada awal Juni 2020.